Pentingnya Backup Data Untuk Menjaga Datamu Agar Tetap Aman

Siapa sih yang tidak ingin menyimpan data-data penting dikomputer maupun di hp selalu aman dan tidak rusak. Benar saja bahwa data yang tersimpan di dalam komputer dapat hilang, error, hingga rusak sehingga data tersebut tidak bisa digunakan lagi. Maka dari itu diartikel kali ini kita bahas tentang backup data untuk menjaga data agar tetap aman.

Sebelum membaca lebih lanjut, bagi kamu yang ingin mengetahui Netdata lebih lengkap, kamu bisa langsung menghubungi kami melalui link di bawah ini.

Konsultasi Via Whatsapp

Data Komputer

Data memang memiliki macam jenis yang bervariasi mulai dari data dokumen, video, gambar, suara, dan lain sebagainya yang tersimpan dalam sebuah tempat penyimpanan seperti HDD, SSD, flashdisk, dan lainnya.

Pengertian Data komputer

Pengertian data adalah sekumpulan informasi atau juga keterangan-keterangan dari sebuah hal yang didapatkan lewat pencarian dan pengamatan ke sumber-sumber tertentu. 

Asal kata data ini diambila dari kata “datum” yang dalam bahasa Romawi artinya sesuatu yang diberikan. Maka dari itu definisi data ini ialah diberikan bukan memberikan karena memberikan maka data tersebut menjadi informasi yang baku serta sudah menjadi kebenaran. Dalam bidang komputer data ini akan diolah di perangkat lunak. 

Fungsi Data Komputer

Dari pengertian data komputer di atas kita dapat menyimpulkan bahwa data memiliki fungsi:

  1. Dapat dijadikan bahan untuk membuat keputusan terbaik dalam memecahkan masalah.
  2. Acuan dalam impelementasi kegiatan atau aktivitas dan terakhir.
  3. Sebagai dasar perencanaan ataupun penelitian.
  4. Dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Fitur Data Backup, Restore, dan Recovery

Apa sih fungsi dari backup, restore, dan recovery? Berikut ini adalah penjelasan antara 3 fitur dalam pencadangan data.

Apa Itu Backup Data

Backup data adalah proses dimana komputer menyalin data sebagai upaya pencegahan terhadap kerusakan, dan kehilangan data. Backup juga dapat memberikan keamanan terhadap data yang tersimpan di sistem komputer sehingga nantinya jika data yang hilang bisa dipulihkan kembali.

Proses backup ini dapat dilakukan sebelum terjadinya kerusakan, atau kehilangan akibat human error ataupun faktor lainnya. Memang melakukan backup data tidaklah selalu dapat memulihkan semua jenis data yang hilang namun dengan melakukan ini dapat mengurangi dampak kerusakan data.

Manfaat Backup Data

Berikut ini adalah manfaat dari backup termasuk juga dalam menjamin data untuk dapat dikembalikan seperti semula.

Terhindari dari human error

Human error ini dilakukan oleh manusia yang menggunakan sistem komputer itu sendiri. sehingga dengan backup data dapat mengembalikan  data ataupun pengaturan yang hilang akibat kecerobohan ketika hendak membersihkan data tertentu.

Mengatasi kehilangan data pada HDD/SSD yang rusak

Data biasa disimpan didalam sebuah tempat penyimpanan seperti HDD maupun SSD. Namun tidak menutup kemungkinan data dapat hilang maupaun rusak di dalam HDD atau SSD tersebut. Maka dari itu backup data lah yang dapat menyelamatkan data yang hilang tersebut.

Menjaga data saat website down

Ketika terjadi website yang sedang downtime maka bisa terjadi kehilangan data pada saat website aktif kembali. Alasan inilah yang membuat kita selalu backup data secara berkala, supaya data dapat dikembalikan ketika website aktif kembali. 

Menjaga keamanan data dari serangan siber

Serangan siber merupakan aksi kejahatan di dunia maya yang dapat terjadi kapan saja. Serangan siber ini bisa berupa pencurian data, perusakaan data, hingga merusak server komputer tersebut. Maka dengan cara ini setidaknya dapat mengembalikan data yang rusak ataupun hilang tersebut.

Mengatasi peretasan

Backup data juga dapat dijadikan sebagai mengatasi peretasan yang menggunakan penyerangan terhadap server website. Maka dari itu jika Anda dapat menggunakan backup data untuk dapat mengembalikan data yang di rusak agar dapat diakses kembali oleh pengguna.

Pengertian Restore Data

Restore dalam bahasa Inggris artinya adalah mengembalikan, jadi restore adalah proses mengembalikan kembali sebuah data ke tempat semula. Pada saat ada data yang tidak sengaja terhapus maka Anda dapat mencarinya di recycle bin dan mengembalikannya ke tempat semula.

Manfaat Restore Data

Prinsip restore data ini adalah untuk mengembalikan data, file ataupun sistem dalam keadaan semula. Ada dua jenis restore data yakni pertama adalah system restore, kedua adalah system image backup. 

System storage data dilakukan untuk melakukan pengembalian ke pengaturan semula perangkat lunak dan sistem aplikasi yang terinstal ke dalam sistem komputer tanpa harus mempengaruhi data-data personal yang ada didalamnya.

Pengertian Data Recovery

Recovery data adalah proses pemulihan sistem jika terjadi masalah agar dapat pulih ke sedia kala. Yang mana recovery komputer ini sangat berguna untuk mengembalikan sistem yang terkena virus menjadi normal seperti sedia kala.

Perbedaan Backup Restore dengan Recovery

Mungkin terlihat mirip fungsinya antara backup restore dengan recovery. Namun kedua jenis fitur ini saling berkaitan namun berbedae fungsinya. 

Backup data adalah tindakan pencegahan yang dijalankan untuk berjaga-jaga jika data mengalami rusaknya atau hilang.

Biasanya suatu proses menjadi rusak atau error bisa disebabkan melalui faktor internal dan eksternal. Dari faktor internal jika sebab kelalaian manusia/human error, rusaknya hardware, maupun kurangnya maintenance dan perawatan. Sedangkan faktor eksternal yang bisa merubah rusaknya proses bisa terjadi sebab proses terkena virus. Jadi proses backup dijalankan sebelum terjadi adanya rusaknya atau kehilangan.

Sedangkan proses restore adalah aktivitas memulihkan data yang tidak sengaja dihapus. Biasanya data yang terhapus dapat secara otomatis tersimpan di recycle bin. Proses restore bisa Anda laksanakan dengan mudah yakni dengan mengakses halaman recycle bin dan laksanakan restore. Jadi proses restore cuma bisa Anda laksanakan jika data terhapus ada di di dalam halaman recycle bin.

Jenis-Jenis Data Backup

Berikut ini adalah jenis-jenis data backup dan penjelasannya:

Full Backup

Full backup ini dapat membuat salinan semua data yang ada dalam media penyimpanan dalam bentuk disk, tape, hingga piringan CD. Namun hal ini membutuhkan banyak waktu dalam melakukan penyalinan.

Differential Backup

Differential backup hanya dapat menyalin semua data yang dapat dibuat dari proses cadangan data sebelummya. Differential backup akan terus menyalid data yang dibuah sejak proses backup sebelumnya sudah selesai.

Incremental Backup

Incremental backup lebih cepat dan lebih sedikit membutuhkan media penyimpanan karena hanya menyalin data yang mengalami perubahan saja sejak backup terakhir.

Cara Melakukan Backup Data

Ada cara melakukan backup data sesuai dengan perangkat yang digunakan dalam hal ini kita akan membahas perangkat komputer dan Google drive atau backup menggunakan cloud.

Cara Backup Data di Komputer Windows 10

Backup data di komputer dengan OS Windows 10 atau lebih mulai dari data yang tersimpan dan konfigurasi sistem. termasuk aplikasi yang ada dalam komputer tersebut. Langkah awal kita perlu membuka pengaturan Windows kemudian pilih Update & Security.

Pada menu File History Backup, kemudian pilih pilihan “Mencari cadangan yang lebih lama?” Akan muncul. Kemudian pilih pilihan “Go to Backup and Restore”.

Kemudian muncul jendela baru yang berisikan pilihan drive yang berisi salinan backup atau yang akan digunakan untuk membuat salinan backup Windows 10. Jika Anda ingin membuat backup baru maka pilih “Buat image sistem“.

Fitur ini akan secara otomatis mencari drive atau media penyimpanan dengan kapasitas yang cukup untuk membuat backup Windows 10. Lalu klik Start Backup untuk memulai proses. Waktu pencadangan akan membutuhkan waktu sesuai dengan ukuran data.

Cara Backup Data di Google Drive

Selain mencadangkan data ke perangkat penyimpanan fisik, Anda juga dapat membackup data ke layanan penyimpanan cloud, cara ini dapat dilakukan di komputer maupun lewat smartphone Android loh, bagaimana caranya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Backup Data Di HP Android

Smartphone juga dapat melakukan pencadangan data lewat cloud terutama smartphone android. Salah satu caranya adalah menggunakan Google drive yang dapat dilakukan dengan cara memilih menu pengaturan lalu memilih “Sistem” dan “Cadangan”. Setelah dibuka maka memilih “cadangkan ke Google drive”.

Adapun beberapa kategori data yang dicadangkan. Pilihan “Setelan” untuk menyalin pada setelan yang sudah ada. Yang nantinya data cadangan ini juga dapat diakses dari aplikasi Google drive.

Backup Foto di Google Photos

Sedangkan untuk membackup foto, ada beberapa aplikasi yakni Google photos. Cara backup di aplikasi ini cukuplah mudah. Caranya yakni dengan memilih pengaturan dan mengaktifkan pilihan “Cadangkan dan sinkronkan”.  

Anda tidak hanya melakukan backup data, Anda juga dapat memilih kualitas foto yang ingin Anda simpan. Setelah pencadangan selsai maka Anda dapat menghapus foto yang dicadangkan. Sehingga storage di perangkat Anda menjadi lebih lega.

Jika Anda tertarik dengan penawaran produk ataupun jasa dari kami silahkan Anda menghubungi kami melalui link ini atau bisa juga melalui form kontak kami disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup