Mengenal Beberapa Penerapan Cloud Computing di Indonesia

Mengenal Beberapa Penerapan Cloud Computing di Indonesia

Mengenal Beberapa Penerapan Cloud Computing di Indonesia – Pada jaman sekarang ini, banyak teknologi semakin berkembang. Semakin berkembangnya teknologi ini juga mendorong untuk berbagai sector usaha untuk mengembangkan teknologinya demi memperoleh hasil yang maksimal. Salah satunya adalah teknologi yang mungkin sekarang ini sudah banyak yang menggunakannya namun tidak sadar, adalah teknologi Bernama cloud computing.

Ada beberapa penerapan cloud computing di Indonesia yang sekarang ini sudah banyak diterapkan. Jadi, apa saja penerapannya? Sebelum itu, mari membahas tentang apa yang dimaksud dengan cloud computing dan bagaimana penjelasan lainnya?

Defisini Cloud Computing

Sebelum membahas tentang penerapan cloud computing di Indonesia, apakah Anda mengerti apa yang dimaksud dengan cloud computing?

Cloud computing (komputasi awan) merupakan sistem penyampaian pelbagai layanan via dunia online. Sumber energi yang dimaksud contohnya merupakan aplikasi seperti penyimpanan data, server, database, jaringan, dan perangkat lunak.

Daripada menyimpan banyak file di hard drive atau penyimpanan lokal di komputer atau handphone, penyimpanan berbasis cloud memungkinkan Anda menyimpan file selama Anda memiliki jalan masuk ke dunia online.

Cloud computing merupakan alternatif yang populer karena memiliki banyak profit, seperti irit biaya, meningkatkan produktivitas, kecepatan, efisiensi, daya kerja, dan keamanan. Maka itu, tidak heran banyak perusahaan atau orang-orang yang menerapkan cloud untuk menyimpan data.

Contoh Pemanfaatan Cloud Computing

Pada zaman sekarang ini, tentunya sudah banyak yang menggunakan teknologi cloud computing, bahkan untuk contoh penerapan cloud computing di Indonesia sekarang ini sudah beragam dari berbagai instansi atau bidang. Apa saja bidang tersebut?

Bidang Kesehatan

Apakah Anda pernah mendengar Telemedicine? Ini adalah salah satu penerapan cloud computing di Indonesia dalam bidang kesehatan. Layanan bidang kesehatan ini mencakup layanan kesehatan jarak jauh beserta format pengobatannya. Layanan ini memanfaatkan media interaksi jarak jauh antara dokter dengan pasien.

Metode akses telemedicine ini dapat mengaplikasikan telepon seluler, internet, telepon rumah. Teladan spesifik telemedicine adalah layanan platform Halodoc.

Bidang Pemerintahan

Salah satu penerapan cloud computing di Indonesia dalam bidang pemerintahan adalah aplikasi dari BMKG. Aplikasi ini mempunyai fungsi untuk pemantauan cuaca, data petir, citra satelit dan lain sebagainya. Inormasi dari BMKG ini menerapkan layanan private cloud yang dimiliki oleh pemerintahan.

Bidang Pendidikan

Penerapan dari cloud computing dalam bidang Pendidikan adalah sebagian besar dari apps yang berasal dari Google. Diantaranya adalah: Google for Education, Gmail, Google Calender, Google Docs, Google Maps dan Google Meets.

Bidang Telekomunikasi

Berbicara tentang telekomunikasi, tentunya ini adalah penerapan cloud computing di Indonesia yang sangat banyak. Contoh yang sering digunakan pada bidang telekomunikasi seperti AWS, Google Cloud, penyedia Dedicated Server (Digital Ocean, HostGator). Untuk brand lokal, teknologi cloud computing juga telah diterapkan oleh TelkomCloud miliki oleh PT. Sigma Cipta Caraka.

Cara Kerja Cloud Computing

Untuk memahami cara kerja cloud computing, dapat dibagi menjadi front-end dan backend.

Front end memungkinkan pengguna untuk mengakses data yang disimpan di cloud menggunakan browser internet atau perangkat lunak komputasi cloud. Namun, komponen utama komputasi awan – yang bertanggung jawab untuk menyimpan data dan informasi dengan aman – adalah back end. Ini terdiri dari server, komputer, database, dan server pusat.

Server pusat memfasilitasi operasi dengan mengikuti seperangkat aturan yang dikenal sebagai protokol. Ini menggunakan perangkat lunak, middleware, untuk memastikan konektivitas tanpa batas antara perangkat / komputer yang terhubung melalui cloud computing. Penyedia layanan cloud computing biasanya menyimpan banyak salinan data untuk mengurangi kejadian ancaman keamanan, kehilangan data, pelanggaran data, dll.

Keuntungan Menggunakan Cloud Computing

Oke, sekarang Anda sudah mengerti apa yang dimaksud dengan cloud computing, sekarang akan dibahas apa saja manfaat dari cloud computing? Cloud computing memang sekarang ini banyak yang menggunakannya. Dan bagi Anda yang masih belum sadar pemanfaatannya, mungkin Anda bisa menerapkannya bahkan untuk device harian Anda bukan dalam skala perusahaan.

Sebagai pusat penyimpanan data

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, salah satu pemanfaatan dari cloud computing adalah sebagai pusat penyimpanan data. Mungkin ini bisa diterapkan sendiri pada device Anda seperti PC atau handphone. Ini tentu sangat berguna untuk perusahaan yang besar atau instansi seperti universitas yang membutuhkan banyak sekali storage untuk menyimpan data. Sangat tidak mungkin jika menggunakan hardisk yang sangat banyak, atau mungkin bisa saja, namun tidak efektif bukan?

Jika berbicara masalah keunggulannya lagi, salah satu penerapan cloud computing di Indonesia yang satu ini adalah cara penyimpanannya akan ditata rapi di dalam cara penyimpanan Cloud Computing itu sendiri. Sehingga, semua data yang akan disimpan itu berbentuk virtual dengan memanfaatkan jaringan berbasis internet.

Keamanan yang terjamin

Ini pun sudah menjadi salah satu keunggulan cloud computing daripada menggunakan penyimpanan yang biasa. Mengapa bisa begitu? Sebab segala data disimpan secara terpusat, maka sistem keamanannya bahkan dapat dipastikan akan terkontrol lebih bagus.

Mudah dioperasikan dan flexible

Untuk masalah keamanan, mungkin Anda hanya berpikiran disitu saja? Tentu saja tidak. Salah satu manfaatnya adalah mudah dioperasikan dan terkesan lebih fleksibel. Dalam penyediaan server penyimpanan data hal yang demikian, sistem Cloud Computing ini juga dilengkapi dengan jaminan platform, jaminan data pribadi, dan jaminan berhubungan lainnya. Data akademik yang di dalamnya malahan akan terjamin keamanannya.

Hemat biaya

Sudah pasti ini adalah hal yang sangat jelas sekali. Karena, Anda tidak perlu menggunakan penyimpanan fisik melainkan hanya virtual saja. Dengan menggunakan perangkat keras, tentunya Anda harus mengeluarkan biaya untuk membelinya dan juga perawatannya. Maka dari itu, banyak perusahaan yang sudah tahu penerapan cloud computing di Indonesia dan memilihy penyimpanan secara virtual daripada menggunakan yang berbentuk fisik.

Kapasitas penyimpanan yang besar dan bervariasi

Untuk masalah kapasitas penyimpanan, dijamin lebih besar daripada menggunakan penyimpanan berbentuk fisik. Namun, Anda juga bisa memilih storagenya dengan berlangganan sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.

Tipe Cloud Computing Berdasarkan Layanannya

Untuk tipe cloud computing, sebenarnya yang paling umum ada 3 tipe yang sering Anda temui dan bahkan secara tidak sadar Anda sudah menggunakannya.

Software-as-a-service (SaaS)

Software-as-a-service (SaaS) adalah cara menyampaikan aplikasi melalui Internet — sebagai layanan. daripada menginstal dan memelihara perangkat lunak yang tentunya mengurasi biaya dan juga waktu, Anda cukup mengaksesnya melalui Internet, membebaskan diri Anda dari perangkat lunak dan manajemen perangkat keras yang rumit.

Infrastructure-as-a-service (IaaS)

Infrastructure-as-a-service (IaaS) adalah jenis layanan komputasi awan yang menawarkan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan penting sesuai permintaan, dengan basis bayar sesuai pemakaian. IaaS memungkinkan Anda melewati biaya dan kerumitan pembelian dan pengelolaan server fisik dan infrastruktur pusat data.

Platform-as-a-service (PaaS)

Platform-as-a-service (PaaS) menyediakan komponen cloud ke perangkat lunak tertentu saat digunakan terutama untuk aplikasi. Semua server, penyimpanan, dan jaringan dapat dikelola oleh perusahaan atau penyedia pihak ketiga sementara pengembang dapat mengelola manajemen aplikasi.

Struktur Cloud Computing

Cloud computing dibagi berdasarkan dua komponen, yaitu Front End dan Back End. 

Untuk front end, dibagi menjadi dua bagian lagi, yaitu interface dan aplikasi yang diperlukan dalam mengakses platform cloud computing-nya.

Sedangkan untuk back end, lebih cenderung ke cloud itu sendiri. Seperti sumber daya. Sumber daya inilah yang menjadikannya sangat penting karena sangat diperlukan bagi layanan cloud computing.

Cloud computing ini adalah sistem terdistribusi yang sangat kuat dan bergantung sekali pada algoritma yang kuat.

Model – Model Cloud Computing

Jika berbicara tentang model dari cloud computing, dibagi menjadi empat bagian dimana menurut Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST) digambarkan sebagai berikut:

  1. Public cloud

Public Cloud, adalah jenis hosting yang layanan cloudnya dikirimkan melalui jaringan untuk penggunaan publik.

  • Pelanggan tidak memiliki kendali atas lokasi infrastruktur.
  • Biaya dibagi oleh semua pengguna, dan gratis atau dalam bentuk kebijakan lisensi seperti bayar per pengguna.
  • Public cloud sangat bagus untuk organisasi yang memerlukan pengelolaan aplikasi host dan berbagai aplikasi yang digunakan pengguna.
  1. Private cloud

Private Cloud, adalah infrastruktur cloud yang hanya digunakan oleh satu organisasi.

  • Ini akan memberi organisasi kontrol yang lebih besar atas keamanan dan data yang dilindungi oleh firewall dan dikelola secara internal.
  • Private cloud dapat dihosting secara internal atau eksternal.
  • Private cloud sangat bagus untuk organisasi yang memiliki tuntutan keamanan tinggi, tuntutan manajemen tinggi, dan persyaratan waktu operasional.
  1. Hybrid cloud

Hybrid cloud menggunakan private cloud dan public, tetapi dapat tetap menjadi entitas yang terpisah.

  • Sumber daya dikelola dan dapat disediakan baik secara internal maupun oleh penyedia eksternal.
  • Cloud hybrid sangat bagus untuk skalabilitas, fleksibilitas, dan keamanan.
  • Contohnya adalah organisasi dapat menggunakan public cloud untuk berinteraksi dengan pelanggan, sambil menjaga data mereka tetap aman melalui private cloud.
  1. Community cloud

Community cloud merupakan infrastruktur yang saling berbagi antara organisasi milik komunitas tertentu.

  • Anggota komunitas umumnya memiliki masalah privasi, kinerja, dan keamanan yang serupa.
  • Conton dari community cloud adalah di bank, pemerintah di suatu negara, atau perusahaan perdagangan.
  • Community cloud dapat dikelola dan dihosting secara internal atau oleh penyedia pihak ketiga.
  • Community cloud cocok untuk organisasi yang bekerja dalam usaha patungan yang membutuhkan kemampuan cloud computing yang terpusat untuk mengelola, membangun, dan melaksanakan proyek mereka.

Penutup dan Kesimpulan

Oke, sekarang Anda sudah tahu tentang apa itu cloud computing dan bagaimana cara memanfaatkannya. Jika Anda ingin menjadi bagian dari orang-orang yang sudah sukses dengan penerapan cloud computing di Indonesia, sekarang adalah giliran Anda untuk menerapkan cloud computing pada perusahaan yang Anda miliki.

Jika Anda masih bingung memilih penyedia layanan cloud terbaik di Indonesia, Anda bisa mempercayakannya saja kepada NETDATA. Anda bisa mendapatkan penawaran yang sangat menguntungkan seperti berbagai tipe cloud yang lengkap yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan, berbagai jenis cloud, dan pastinya dengan biaya yang terjangkau. Untuk masalah keamanan? Tentu saja NETDATA sudah pasti bisa diandalkan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup