Membuat Cloud Sendiri Dengan Mudah

Membuat Cloud Sendiri

Membuat Cloud Sendiri – Sekarang ini, banyak perusahaan yang menggunakan teknologi cloud. Banyak manfaat yang bisa didapatkan seperti meningkatkan alur kerja pada sebuah perusahaan, menghemat pengeluaran perusahaan, dan memastikan bisnis berkembang. Tentunya dengan berbagai hal yang sangat menguntungkan dalam membuat cloud sendiri ini, cloud server sangat menguntungkan.

Kebanyakan, perusahaan lebih mementingkan membeli server cloud yang lebih instant, yaitu dengan cara membeli server cloud dan membayar sejumlah biaya yang dipertimbangkan dari waktu, dan juga kapasitas.

Namun, sekarang ini jika Anda menginginkan server cloud yang sesuai dengan kebutuhan dan mungkin berbagai server cloud disana yang tidak ada fitur yang Anda inginkan, opsi membuat cloud sendiri adalah hal yang sangat menguntungkan.

Membuat Cloud Server Sendiri

Membuat cloud sendiri mungkin terkesan akan sangat sulit. Sebenarnya membuat cloud sendiri tidak sampai sesulit itu, asalkan Anda punya mindset sangat ingin mengendalikan sendiri cloud server yang Anda miliki.

Dengan Anda membuat cloud sendiri, mungkin Anda akan membutuhkan biaya yang mahal karena Anda menyesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Namun, jika ada yang gratis dalam cara membuat cloud sendiri? Kenapa tidak mencobanya saja. Caranya pun mudah dan gampang sekali untuk Anda yang mungkin masih awal dalam dunia cloud computing.

Beberapa Cara Membuat Cloud Sendiri

Dalam membuat cloud sendiri, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan dengan membuat cloud sendiri. Memangnya apa saja benefit dari membuat cloud sendiri?

Jika Anda perlu storage lebih, Anda kemungkinan besar dapat dikenakan biaya. Harganya belum pasti cocok untuk semua budget dan mampu berubah kapan saja.

Selain itu, dengan menggunakan layanan mereka, Anda termasuk sebenarnya meletakkan data-data Anda ke tangan perusahaan yang sangat bisa memakai atau mengubah-ubah knowledge Anda tanpa izin.

Dengan membuat cloud sendiri, Anda dapat mempunyai hak pemeriksaan penuh atas data, user, dan aset informasi yang ada di cloud storage Anda.

Dengan pemeriksaan penuh, cloud storage personal termasuk dapat lebih aman karena cloud storage Anda hanya dibuat spesifik untuk Anda. Infrastruktur dan sistemnya mampu Anda konfigurasi sesuka hati untuk raih proses security yang maksimal.

Tidak hanya itu, membuat cloud sendiri termasuk mempunyai performance yang lebih efisien dan performance jaringan yang lebih baik karena private clouds di-deploy di firewall yang ada terhadap intranet sebuah organisasi.

Kalau Anda menginginkan melakukan kustomisasi terhadap hardware atau resource lainnya, Anda termasuk mampu melakukannya bersama mudah dengan membuat cloud sendiri.

Ada 2 cara membuat cloud sendiri dengan membuat cloud sendiri memanfaatkan software open source, yaitu dengan NextCloud dan juga OwnCloud.

NextCloud

NextCloud adalah rangkaian perangkat lunak server-klien untuk membuat dan menggunakan layanan file hosting. NextCloud gratis dan open source pastinya, yang berarti siapa pun diizinkan untuk menginstal dan mengoperasikannya di perangkat server pribadi mereka sendiri.

NextCloud yang merupakan tempat membuat cloud sendiri dapat diinstal di berbagai komputer Windows, OS X, dan Linux. Untuk mobile device, Nextcloud bisa digunakan untuk membuat cloud sendiri di Android dan iOS.

OwnCloud

OwnCloud adalah rangkaian perangkat lunak klien-server untuk membuat dan menggunakan layanan file hosting. OwnCloud secara fungsional memiliki kemiripan dengan Dropbox yang banyak digunakan.

Perbedaan fungsional utama antara OwnCloud dan Dropbox adalah OwnCloud tidak menawarkan kapasitas pusat data untuk menyimpan file yang disimpan.

OwnCloud yang merupakan salah satu cara membuat cloud sendiri dapat diinstall di berbagai komputer Windows, macOS dan untuk mobile device, OwnCloud bisa digunakan untuk membuat cloud sendiri di Android dan iOS.

Membuat Cloud Sendiri Menggunakan NextCloud

Untuk membuat cloud sendiri menggunakan NextCloud, Anda bisa menggunakan NextCloud 13 pada Ubuntu 18.04.

Dalam membuat cloud sendiri menggunakan NextCloud, Anda harus memiliki web server sendiri. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstal server situs dan PHP. Untuk tutorial membuat cloud sendiri ini, Anda disarankan untuk mengfungsikan Ubuntu 18.04 atau lebih tinggi gara-gara mengfungsikan PHP7.

Tutorial membuat cloud sendiri menggunakan NextCloud ini juga akan menginstal apache sebagai web server.

  1.       Install Software

Buka terminal dan masukkan command berikut:

# apt-get install apache2 libapache2-mod-php7.0 bzip2

# apt-get install php7.0-gd php7.0-json php7.0-mysql php7.0-curl php7.0-mbstring

# apt-get install php7.0-intl php7.0-mcrypt php-imagick php7.0-xml php7.0-zip

  1.       Memilih Database

Sekarang setelah Anda lakukan setup environment, Anda tinggal memilih database yang bakal menunjang instalasinya. Untuk tutorial ini, akan menggunakan MariaDB/MySQL.

Untuk menginstall software MariaDB/MySQL

# apt-get install mariadb-server php-mysql

Kalau Anda lebih senang menggunakan MySQL

# apt-get install mysql-server php-mysql

Selama sistem instalasi Anda bakal diminta untuk memasukkan root password. Masukkan password yang proteksinya kuat.

Sekarang Anda bakal diminta untuk masuk ke database dan Anda bakal diminta memasukkan passwordnya:

$ mysql -u root -p

Setelah Anda masuk, Anda tinggal membuat database baru:

CREATE DATABASE nextcloud;

Lalu Anda harus membuat user yang bakal mengakses ke database:

CREATE USER ‘nc_user’@’localhost’ IDENTIFIED BY ‘YOUR_PASSWORD_HERE’

Langkah terakhir adalah memberikan privileges untuk user baru:

GRANT ALL PRIVILEGES ON nextcloud.* TO ‘nc_user’@’localhost’;

FLUSH PRIVILEGES;

Setelah Anda selesai, Anda tinggal klik Ctrl-D lalu keluar.

  1.       Install NextCloud

Download softwarenya dan mengextractnya dengan perintah ini:

# cd /var/www

# wget https://download.nextcloud.com/server/releases/latest-13.tar.bz2 -O nextcloud-13-latest.tar.bz2

# tar -xvjf nextcloud-13-latest.tar.bz2

# chown -R www-data:www-data nextcloud

# rm nextcloud-13-latest.tar.bz2

Sekarang, Anda perlu membuat file baru di /etc/apache2/sites-available/nextcloud.conf. Anda bebas menggunakan editor apa saja dan masukkan lines berikut ini:

Alias /nextcloud “/var/www/nextcloud/”

<Directory /var/www/nextcloud/>

Options +FollowSymlinks

AllowOverride All

<IfModule mod_dav.c>

Dav off

</IfModule>

SetEnv HOME /var/www/nextcloud

SetEnv HTTP_HOME /var/www/nextcloud

</Directory>

Setelah itu, Anda tinggal mengaktifkan website baru dan aktifkan apache mods yang diperlukan NextCloud untuk dengan kode di bawah berikut ini:

# a2ensite nextcloud

# a2enmod rewrite headers env dir mime

# systemctl restart apache2

Setelah Anda selesai menentukan database, ini adalah waktunya menginstall semuanya. Masukkan URL http://your_ip_address/nextcloud dan Anda akan langsung dihubungkan ke layar login NextCloud.

Pilih username dan password administrator, lantas Anda bisa menentukan folder data. Kemudian klik “Storage & Database” untuk menentukan database yang Anda menentukan sepanjang cara 2.

Isi dengan lengkap dan jika Anda sudah ikuti semua cara dengan benar, maka aplikasi File akan seperti ini yang tandanya Nextcloud sudah terinstall:

Membuat Cloud Sendiri Menggunakan OwnCloud

Pada tutorial membuat cloud sendiri menggunakan OwnCloud ini, akan menggunakan server Ubuntu 18.04.

Apa saja yang diperlukan dalam membuat cloud sendiri yang menggunakan OwnCloud? Untuk membuat cloud sendiri di antaranya adalah:

l  Akses SSH VPS

Anda sanggup sebabkan user memakai hak akses sudo untuk melakukan konfigurasi dan instalasi dasar.

l  LAMP Stack

OwnCloud butuh website server, database, dan PHP agar sanggup berjalan bersama dengan baik. Pengaturan LAMP Stack (Linux, Apache, MySQL, dan PHP) server telah sanggup mencukupi sebuah kebutuhan ini.

l  (Opsional) Sertifikat SSL

Anda terhitung sanggup memberikan sertifikat SSL pada server, tetapi cara ini opsional.

  1. Download OwnCloud

Kita mampu manfaatkan curl untuk mendapatkan release-key dan meng-import manfaatkan apt-key manfaatkan perintah berikut.

$ curl https://download.OwnCloud.org/download/repositories/10.0/Ubuntu_18.04/Release.key | sudo apt-key add –

Kemudian tambahkan file (misalnya: OwnCloud.list) di dalam folder source.list.id. File ini akan berisi alamat untuk mengarahkan apt ke dalam repository OwnCloud.

$ echo ‘deb http://download.OwnCloud.org/download/repositories/10.0/Ubuntu_18.04/ /’ | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/OwnCloud.list

Agar paket mampu kita install, maka mesti dikerjakan update terlebih dahulu dan menggerakkan proses instalasi. Pada proses ini mampu sekaligus jalankan proses instalasi beberapa modul PHP yang dibutuhkan pada kala instalasi dan konfigurasi OwnCloud.

$ sudo apt update

$ sudo apt install php-bz2 php-curl php-gd php-imagick php-intl php-mbstring php-xml php-zip OwnCloud-files

Paket “OwnCloud-files” akan sebabkan file bernama “OwnCloud” di dalam folder /var/www/html/. Folder ini berisi seluruh file yang dibutuhkan untuk proses instalasi.

  1. Menyesuaikan Root Dokumen

Catatan: Anda mampu melupakan cara ini dalam membuat cloud sendiri. Namun pada kala konfigurasi instalasi URL yang Anda akses adalah https://domain_atau_ip_serverAnda/OwnCloud. Jika ikuti langkah ini, maka URL yang nantinya Anda manfaatkan adalah https://domain_atau_ip_serverAnda

Jika Anda menghendaki mengatur dokumen root sehingga kala domain/IP dibuka langsung membangkitkan OwnCloud, maka ikuti cara berikut.

Anda mampu memandang letak root document Apache manfaatkan apache2ctl dan opsi DUMP_VHOST.

$ sudo apache2ctl -t -D DUMP_VHOSTS | grep domain_atau_ip_serverAnda

Kemudian untuk menyunting dan mengatur konfigurasi, Anda mampu menggerakkan perintah berikut.

$ sudo nano /etc/apache2/sites-enabled/domain_atau_ip_serverAnda.conf

Di dalam root dokumen, mengatur atau tambahkan konfigurasi untuk mengarahkan root ke /var/www/OwnCloud, sebagai semisal pengaturan seperti ini.

<VirtualHost *:80>

. . .

DocumentRoot /var/www/OwnCloud

. . .

</VirtualHost>

Anda mampu meyakinkan tidak ada masalah pada konfigurasi bersama dengan memanfaatkan perintah berikut.

$ sudo apache2ctl configtest

Pastikan outputnya seperti di bawah ini:

Jika tidak ada masalah, reload Apache untuk mengaktifkan konfigurasi baru.

$ sudo systemctl reload apache2

  1. Membuat Database

Cara install OwnCloud perlu database untuk menyimpan konfigurasi OwnCloud. Beberapa informasi database, layaknya username, password, dan nama database akan diperlukan pada kala sistem konfigurasi OwnCloud melalui web site web.

Informasi-informasi tersebut diperlukan sehingga OwnCloud bisa berkomunikasi bersama database server dan mengelola informasi maupun miliknya. Berikut langkah install OwnCloud database dalam membuat cloud sendiri memakai terminal.

Pertama, masuk ke dalam database.

$ sudo mysql

Atau terkecuali Anda inginkan memakai spesifik user bisa memakai perintah berikut.

$ mysql -u root -p

 

Membuat database yang nantinya digunakan untuk menyimpan berbagai konfigurasi OwnCloud. Anda bisa memberikan nama apa saja sesuai bersama keinginan. Pada misal ini kami akan memberikan nama OwnCloud.

$ mysql> CREATE DATABASE OwnCloud;

Langkah membuat cloud sendiri seterusnya adalah mengakibatkan user MySQL terpisah untuk mengelola database baru yang tadi dibuat. Anda bisa memberikan nama sesuai bersama keinginan. Pada contoh, di sini kami akan memakai nama OwnCloud.

$ mysql> GRANT ALL ON OwnCloud.* to ‘OwnCloud’@’localhost’ IDENTIFIED BY ‘OwnCloud_database_password‘;

Agar MySQL sadar penggantian hak akses, maka jalankan perintah flush privileges untuk memastikannya.

$ mysql> FLUSH PRIVILEGES;

Kemudian tutup session memakai perintah “exit”

$ mysql> exit

  1. Konfigurasi Instalasi

File instalasi dan database udah siap, menjadi cara setelah itu adalah laksanakan konfigurasi instalasi. Cara install OwnCloud ini menggunakan tampilan website yang mampu Anda akses melalui

$ https://domain_atau_ip_serverAnda

Tampilannya nanti akan seperti ini:

Pada pengaturan knowledge biarkan apa ada dan Anda mampu langsung isi konfigurasi database.

Masukkan username, password, nama database sesuai yang telah dibuat tadi. Untuk host biarkan “localhost”. Pastikan seluruh telah sesuai, sesudah itu klik “Finish Setup”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup