Penyedia Layanan Cloud Indonesia

Layanan Cloud

Perkembangan di dunia teknologi khususnya teknologi layanan cloud Indonesia cloud computing memang memberikan banyak solusi yang baik untuk para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka. 

Tidak hanya perusahaan yang berkecimpung didunia IT saja yang memanfaatkan teknologi ini namun hampir semua lini usaha sudah menerapkan teknologi Cloud computing.

Hal ini bisa kita lihat banyaknya penyedia cloud Indonesia yang bermunculan di negara-negara asia tenggara termasuk Indonesia.

Apa itu cloud computing?, cloud computing adalah teknologi yang dapat menjadikan internet sebagai pusat server yang berfungsi untuk mengelola data dan aplikasi pengguna.

Cloud computing sudah menjadi tren di dunia bisnis yang memang terbilang masih baru. 

Namun saat ini banyak sekali perangkat lunak yang dapat menunjang aktivitas cloud computing dengan lebih mudah dan praktis yang disediakan oleh penyedia cloud Indonesia.

Yang Mungkin Kamu Cari

Sejarah Perkembangan Teknologi Storage

Teknologi storage sekarang memang sudah canggih seperti misalnya flashdisk yang sudah bisa menampung data hingga ratusan gigabyte. Namun untuk ketahap sekarang tentu teknologi storage mengalami perkembangan terlebih dahulu, apa saja sejarah perkembangan teknologi storage? Mari kita simak pembahasan berikut ini.

Punch Card

Di tahun 1725 menemukan cara dalam menyimpan data dari selembar kertas. Basile Buchon yang bekerja di bidang tekstil dengan menemukan cara untuk menyimpan pengaturan dari alat otomatis yang digunakan di pabrik tekstil yang dia agar dapat memaksimalkan kerja data mesin ini. Dengan gabungan beberapa lembar kertas yang dilubangi dengan aturan tertentu. Punch card ini menjadi awal dari teknologi storage modern masa kini.

Punch Tape

Punch tape ini konsepnya hampir sama dengan punch card namun bisa dibilang data yang ditampung bisa lebih banyak karena terdiri dari satu buah gulungan pita yang panjang. 

Penggunaan punch tape ini diperkenalkan pertama kali di tahun 1846 dan untuk dipergunakan mesin telegram dan mesin faksimili. Penemu dari punch tape ini adalah Alexander Bain darei Skotlandia. 

Selectron Tube

Pada tahun 1948 muncul Selectron Tube yang yang merupakan awal dari penyimpanan data. data digital untuk komputer. Perangkat Selectron Tube ini berukuran 10 Inch atau 254 mm pada sisi terpanjangnya, untuk kapasitasnya sendiri hanya sebesar 4096 bits atau 0.000512 Megabyte. Dikembangkan oleh perusahaan RCA atau Radio Corporation of America berdasarkan design dari Williams-Kilburn seorang peneliti dari Manchester University, England.

Hard Drive

Hard drive pertama kali dikembangkan oleh IBM pada tahun 1956. Awalnya HDD ini dikenal sebagai Harddrive yang digunakan untuk tempat penyimpanan data eksternal. Harddrive pertama yang diciptakan hanya berkapasitas 3.75 Megabyte, bersama ukuran sebesar 1,9 Meter persegi. 

Dari aspek harga juga amat mahal, satu buah Hard Disk Drive terhadap waktu itu dihargai kurang lebih $9.200 Dolar Amerika per Megabyte, berarti kecuali 3 Megabyte maka tinggal dikalikan 3 saja, menjadi $27.600 Dolar Amerika serikat untuk 3 Megabyte kapasitas penyimpanan, amat mahal sekali.

Floppy Disk

Kemudian ada lagi storage yang menggunakan floppy disk yang merupakan storage portable alias dapat dibawa kemana-mana. Awalnya floppy disk muncul ditahun 1969 muncul dengan format ukuran 5,14 Inch. Dulu  floppy disk ini menjadi andalan karena tidak seperti harddrive yang memiliki bobot sangat berat dan berukuran besar.

Floppy disk generasi pertama hanya mampu menulis data. Barulah sebagian generasi setelahnya muncul Floppy Disk dengan ukuran yang lebih kecil kurang lebih 3.5 Inch kami mampu menghapus dan lagi menulis data di disket ini.

Hard Disk

Di tahun 1980 hard disk hingga saat ini adalah tempat penyimpanan yang masih ditemui. Karena hard drive yang terlalu besar dan memakan banyak tempat, maka itulah ide menemukan hardisk ini diciptakan dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan. Tentu harga hardisk ini harganya jauh lebih murah ketimbang hardrive yang hingga asaat ini kita masih umum menggunakannya di sistem komputer PC maupun laptop.

Multi Media Card

Multi Media Card atau MMC pertama kali di perkenalkan di tahun 1997 oleh Simen’s dan SanDisk yang digunakan untuk penyimpanan media handphone dan kamera. Kapasitas yang disediakan antara 16 MB hingga 1 GB pada awalnya. Hingga saat ini MMC digunakan oleh kamera digital modern dan di perangkat Smartphone dengan format yang lebih kecil mulai dari mini SD hingga micro SD dengan kapasitas yang mencapai 1 terabyte.

Flash Drive

Di tahun 1999 Amir Ban Dov Moran dan Oron Ogdan ini menemukan media penyimpanan baru yang disebut USB flash drive. 

Yang saat ini berkembang menjadi lebih baik dari segi kecepatan yang baca tulis hingga kapasitas yang lebih besar.

SSD

SSD atau singkatan solid state drive ini memiliki konfigurasi seperti flash drive tetapi SSD ini sudah menggunakan teknologi Non Volatile Memory. Non Volatile Memory adalah sebuah chip memory yang difugnsikan untuk mencegah kehilangan data ketika sudah tidak ada aliran listrik sementara untuk Volatile Memory adalah kebalikannya. Misalnya Volatile Memory pada hard disk mekanis biasa memerlukan daya listrik untuk memutarkan platternya.

Cloud Data Storage

Cloud Storage adalah jenis media penyimpanan yang paling canggih diantara tempat penyimpanan lainnya. Karena penyimpanan data yang mutakhir ini sudah menggunakan koneksi internet yang dapat diakses seluruh dunia.

Analoginya seperti Anda sedang mengakses data yang ada di komputer Anda namun sebenarnya data ini tersimpan di server yang jaraknya sangat jauh. Namun Anda seolah-olah mengakses data Anda seperti didalam komputer Anda sendiri. 

Biasanya cloud storage ini menggunakan sistem sewa yang mana bisa Anda sewa sesuai kapasitas hingga berapa lama Anda bisa menyewanya.

Keuntungan menggunakan cloud storage ini adalah Anda dapat menghemat kapasita storage di komputer Anda dan dapat di akses dimana saja dan kapan saja.

Penjelasan Tentang Cloud Computing

Tadi kita sudah membahas tentang teknologi tempat penyimpanan termasuk juga cloud storage beserta keuntungannya kan. Nah bahasan kali ini tidak jauh dari teknologi cloud yakni cloud computing. Apa sih itu cloud computing, jenisnya, dan apa saja manfaatnya mari kita simak bahasan berikut ini.

Apa itu Cloud Computing

Cloud computing ini merupakan teknologi mutakhir dimana internet menjadi pusat pengolahan data serta aplikasi yang dapat digunakan oleh pengguna dengan cara login.

Memahami cloud computing ini perlu Anda ketahui beberapa hal penting termasuk juga saat ini banyak perusahaan yang masih menggunakan server konventional beralih ke cloud computing.

Jenis-Jenis Cloud Computing

Adapun beberapa jenis cloud computing yang perlu Anda ketahui, ada 3 jenis cloud computing yakni IaaS, SaaS dan PaaS:

Infrastructure-as-a-service (IaaS)

Cloud computing Infrastruktur sebagai Pelayanan (IaaS) melibatkan metode untuk mengirimkan segala sesuatu misalnnya sistem oeprasi ke server dan penyimpanan dengan konektivitas IP sebagai bagian dari layanan sesuai permintaan.

Klien sanggup menghindari pengeluaran untuk belanja perangkat lunak atau server, dan alih-alih beroleh sumber kekuatan ini dalam wujud layanan, yaitu berdasarkan keinginan yang dialihdayakan.

Produk IaaS biasanya berupa Virtual Private Server atau Virtual Machine (VPS/VM), untuk teknologinya keliru satunya sanggup manfaatkan VMware, yang nanti bakal kita bahas lebih detail.

Software-as-a-service (SaaS)

Cloud computing sebagai pelayanan atau SaaS melibatkan lisensi aplikasi software kepada client. Lisensi ini biasanya diberikan dengan model berbayar sesuai kebutuhan atau sesuai permintaan. Misalnya seperti software Microsoft Office 365.

Platform-as-a-service (PaaS)

Cloud computing Platform sebagai Pelayanan atau PaaS diakui sebagai yang paling kompleks dari ketiganya. PaaS punyai sebagian kesamaan bersama dengan SaaS, perbedaan utamanya adalah bahwa alih-alih mengirimkan perangkat lunak secara online, PaaS sesungguhnya adalah platform untuk membawa dampak perangkat lunak yang dikirimkan lewat Internet.

Tipe-Tipe Cloud Computing

Adapun berdasarkan dari penggunaannya ada 3 jenis cloud computing yakni:

Public

Cloud publik adalah jenis penyebaran cloud computing yang paling sering digunakan. Sumber kekuatan cloud misalnya tipe storage dan server dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia sarana cloud pihak ketiga dan dikirimkan lewat internet. Dengan awan publik, seluruh perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur pendukung lainnya dimiliki dan dikelola oleh penyedia cloud.

Adapun cloud publik ini Anda dapat membagikan berbagai perangkat keras, perangkat jaringan, dan penyimpanan seperti layaknya penyewa cloud dan Anda juga dapat mengakses fassilita dan mengelolanya dengan memanfaatkan situs browser. Penyebaran awan publik kerap digunakan untuk menyediakan e mail berbasis web, aplikasi kantor online, penyimpanan, dan juga lingkungan pengujian dan pengembangan.

Private

Cloud pribadi atau private ini terdiri dari beberapa sumber daya cloud computing yang dapat digunakan secara ekslusif oleh satu bisnis atau organisasi. Adapun cloud pribadi ini adalah cloud yang memang secara fisik di tempat kan di perusahaan Anda atau juga dapat di hosting oleh pihak ketiga. Namun di awan pribadi, layanan dan infrastruktur senantiasa dipertahankan di jaringan privat dan perangkat keras dan perangkat lunak didedikasikan cuma untuk pihak Anda.

Dengan langkah ini, awan privat mampu memudahkan klien untuk sesuaikan sumber dayanya untuk memenuhi syarat-syarat IT tertentu. Awan privat sering digunakan oleh lembaga pemerintah, lembaga keuangan, organisasi menengah hingga besar lainnya dengan operasi kronis usaha yang menargetkan kontrol yang ditingkatkan atas lingkungan mereka. 

Hybrid

Cloud hybrid ini adalah jenis gabungan cloud yang menggabungkan cloud publik dengan cloud private. Cloud hybrid ini memungkinkan data dan aplikasi berpindah di antara dua lingkungan ini.

Banyak orang memilih pendekatan awan hybrid karena keperluan bisnis, layaknya memenuhi kriteria ketentuan dan kedaulatan data, pakai sepenuhnya investasi teknologi lokal, atau menanggulangi kasus latensi rendah.

Awan hybrid berkembang termasuk untuk menyertakan beban kerja tepi. Komputasi tepi membawa kekuatan cloud computing ke perangkat IoT Internet of Things lebih dekat ke daerah data berada. Dengan memindahkan beban kerja ke tepi, perangkat menggunakan lebih sedikit kala untuk berkomunikasi dengan cloud, kurangi kelatenan, dan bahkan bisa beroperasi dengan handal didalam periode offline yang diperpanjang.

Manfaat Cloud Computing

Manfaat dari cloud computing ini akan bervariasi sesuai dengan jenis layanan cloud yang digunakan. Kebanyakan perusahaan masih menggunakan layanan cloud yang tidak harus membeli atau memelihara infrastruktur komputasi mereka sendiri, nah berikut ini adalah manfaat cloud computing bagi perusahaan.

Kapasitas Penyimpanan Tidak Terbatas

Jika berurusan dengan skalabilitas maka cloud pada dasarnya memiliki kapasitas yang tak terbatas tergantung dari ketersediaan, kinerja, dan frekuensi data tersebut harus diakses.

Adapun aturan yang digunakan adalah biaya penyimpanan naik sesuai dengan tingkat ketersediaan data, frekuensi akses, dan kinerja. Dengan mengoptimalkan cloud secara signifikan sekaligus mempertahankan tujuan bisnis perusahaan tentang penyimpanan data di cloud.

Disaster Recovery

Cloud memiliki versi perangkat lunak yang sebelum yang disimpan di dalamnya, yang memiliki fungsi untuk memulihkan ketersediaan cloud dengan cepat. 

Keamanan Data

Cloud computing yang diterapkan akan menyediakan jaminan data sehingga data tidak mudah corrupt atau rusak, platform teknologi, jaminan standar internasional ISO.

Tentunya dengan cloud computing akan lebih terjamin dengan data dan informasi yang lebih aman dibanding dengan metode konvensional yang digunakan oleh kebanyakan orang saat ini.

Sebagai Antisipasi Mencegah Kehilangan Data

Kehilangan data adalah masalah utama yang dapat dialami oleh semua pihak selain masalah keamanan data. Menyimpanan data Anda di cloud akan menjamin data untuk selalu tersedia tanpa perlu khawatir kehilangan data.

Lebih Murah dan Tahan Lama

Cloud computing tidak memerlukan media penyimpanan storage pada hardisk ekternal karena sudah ada media penyimpanan yang terpusat dalam server.

Karena semua product hardware atau fisik punya jaman penggunaan dan sehabis jaman penggunaan tersebut biasanya dapat berjalan sebagian rusaknya dan berguna tidak optimal dan kerap berjalan error.

Media Penyimpanan Terpusat pada Server

Teknologi cloud computing memudahkan pengguna untuk menyimpan information secara terpusat di satu server sesuai fasilitas yang udah disediakan oleh cloud computing. Selain itu, berasal dari segi infrastruktur, pengguna tidak tidak mesti kembali menyediakannya (seperti pusat information dan fasilitas penyimpanan), dikarenakan udah ada secara virtual oleh cloud computing.

Alasan Mengapa Beralih Ke Cloud Computing

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, berikut adalah tujuh alasan umum mengapa orang beralih ke layanan cloud computing:

Keandalan

Cloud computing bisa beri tambahan faislitas pencadangan data, pemulihan bencana, dan kelangsungan usaha menjadi lebih mudah dan lebih murah, dikarenakan data bisa dicerminkan di sebagian situs redundant di jaringan penyedia cloud. 

Keamanan

Untuk soal keamanan, banyak penyedia cloud menawarkan serangkaian kebijakan, teknologi serta kontrol yang dapat menjamin keamanan secara menyeluruh sekaligus memberikan perlindungan data, aplikasi, ataupun infrastruktur dari potensi ancaman yang ada.

Skala Global

Layanan cloud computing termasuk kemampuan untuk menskalakan secara elastis. Cloud, memberikan jumlah sumber daya IT yang tepat. Misalnya daya komputasi, penyimpanan, bandwidth yang lebih besar atau lebih kecil namun tepat saat dibutuhkan serta lokasi geografis yang tepat.

Kinerja

Layanan cloud computing terbesar saat ini berjalan di server dengan spesifikasi komputer yang tinggi dan generasi terbaru yang cepat dan efisien.

Yang menawarkan beberapa manfaat dibanding pusat data perusahaan, termasuk pengurangan latensi jaringan untuk aplikasi dan skala ekonomi yang lebih besar.

Produktivitas

Pusat data konvensional pasti akan juga memerlukan banyak penyiapan dan penumpukan, pengaturan perangkat keras, penambalan perangkat lunak, dan tugas manajemen IT lainnya yang memakan banyak waktu. Maka dengan cloud computing akan menghilangkan kebutuhan akan tugas yang banyak tersebut sehingga staff IT akan dapat mendapatkan waktu luang untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih penting.

Biaya

Dengan cloud computing tentu ada banyak sekali biaya yang dipangkas seperti tidak harus membeli server yang notabene memakan banyak biaya. Serta rak server yang harus menyala 24 jam dan juga pakar IT yang harus digaji untuk memelihara server tersebut.

Kecepatan

Sebagian besar layanan cloud computing ini menynediakan layanan mandiri dan sesuai permintaan, sehingga sejumlah besar sumber daya komputasi dapat disediakan dalm hitungan menit, yang mana hanya dapat dilakukan dengan beberapa klik saja, ini dapat memberikan banyak fleksibilitas bagi bisnis dan mengurangi tekanan dari perencanaan kapasitas.

Lalu bagaimana kita memilih cloud computing yang baik? Berikut tips dalam memilih cloud computing dari beberapa penyedia cloud Indonesia.

Tips Memilih Cloud Computing Yang Baik

Cloud computing sudah menjadi tren bagi pelaku bisnis untuk memajukan bisnis mereka. Namun masih banyak yang masih awam tentang cloud computing ini apalagi untuk menerapkannya di dalam sistem.

Jika Anda ingin menerapkan cloud computing alangkah baiknya mendapat beberapa referensi dari beberapa penyedia cloud Indonesia.

Menurut beberapa ahli mengatakan bahwa penyedia layanan cloud Indonesia memiliki kekurangan dan juga kelebihan masing-masing, sehingga sebaiknya Anda memilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda ingin menerapkan cloud computing di bawah ini adalah beberapa tips untuk memilih penyedia layanan cloud Indonesia.

Performa Layanan

Performa layanan oleh penyedia cloud Indonesia merupakan hal pertama yang patut menjadi pertimbangan.

Namun Anda juga harus memastikan setiap layanan yang Anda miliki memiliki kemampuan untuk bekerja dengan baik dengan teknologi cloud computing.

Biasanya penyedia layanan cloud Indonesia memberikan sebuah trial atau percobaan kepada Anda. Sehingga Anda bisa memanfaatkan trial tersebut untuk melihat apakah cloud ini cocok untuk Anda terapkan.

Biaya

Soal biaya penyedia layanan cloud Indonesia merupakan hal yang perlu Anda pertimbangkan. Karena kita mengetahui sekali bahwa biaya adalah hal yang sangat krusial untuk kemajuan bisnis Anda.

Namun kita juga perlu berpikir secara rasional apabila memilih layanan dengan harga yang murah tentu tidak sebaik dengan layanan yang memiliki harga diatasnya.

Dengan kata lain Anda juga harus mempertimbangkan layanan berdasarkan tingkat kualitas dengan budget yang mampu Anda keluarkan.

Keamanan Data

Keamanan data merupakan hal yang tidak bisa diganggu gugat. Yang mana banyak sekali mekanisme hal yang harus Anda teliti lebih dulu apakah penyedia layanan cloud Indonesia ini memiliki tingkat keamanan yang baik atau tidak.

Keamanan ini harus dijamin dalam segala lapisan baik dari lapisan virtual, lapisan fisik, hingga individu yang mengelolanya.

Pilihlah penyedia layanan cloud Indonesia yang memiliki fitur keamanan lengkap seperti IPS/IDS, anti DdoS hingga staff IT profesional yang siap membantu keamanan data perusahaan Anda.

Lokasi Data

Lokasi data ini dapat Anda atur sesuai kebijakan dari perusahaan Anda. Misalnya apabila perusahaan Anda bergerak di bidang finansial maka Anda bisa memilih penyedia layanan cloud Indonesia.

Biasanya Anda akan ditawari dengan layanan yang bernama private cloud. Adapun penyedia layanan cloud Indonesia yang tepat untuk Anda adalah NetData.

Pemindahan Data

Pemindahan data merupakan suatu hal yang esensial dimana sudah pasti kita akan melakukannya. Sebaiknya Anda memilih penyedia layanan cloud Indonesia yang satu penyedia ke data center Anda sendiri.

Biasanya penyedia layanan cloud Indonesia akan memberikan format standar tersendiri untuk memindahkan data kepada platform yang berbeda seperti Open Virtualization Format atau OVF.

Backup Data

Perlu Anda ketahui bahwa setiap penyedia layanan cloud Indonesia tidak ada yang sempurna walaupun sekelas cloud global sekalipun.

Terkadang terjadi yang namanya bencana sehingga layanan terdapat gangguan yang menyebabkan kehilangan data.

Sebelum Anda memilih penyedia cloud Indonesia yang memiliki sistem backup data atau pemulihan data.

Memahami Kebutuhan Sendiri

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pemilihan cloud sebaiknya Anda memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Misalnya saja Anda memiliki data perusahaan yang tidak terlalu banyak dan tidak ada berkas yang terlalu penting Anda bisa menggunakan public cloud yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan private cloud.

Tips Memilih Aplikasi Cloud Storage

Apabila Anda tertarik menggunakan layanan dari penyedia cloud Indonesia namun masih bingung apa saja yang perlu digunakan sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih aplikasi cloud storage.

Cek Fitur Sinkronisasi Musik Ke Semua Perangkat Kamu

Musik adalah sebuah lantunan lagu yang dapat membuat hati pendengarnya. Musik juga ternyata dapat disinkronkan ke dalam cloud computing.

File musik ini dapat kita tambahkan dalam bentuk layanan yang dapat disinkronisasikan dengan menggunakan cloud storage SugarSync. Dengan cara yang cukup mudah yakni dengan drag and drop file musik dari mana saja menggunakan browser.

Apa Kamu Butuh Fitur Streaming File Musik Dan Video?

Apakah Anda membutuhkan sebuah fitur untuk streaming file musik dan video? Jika iya maka Anda sebaiknya memilih aplikasi penyedia layanan cloud Indonesia storage yang direkomendasikan yakni Microsoft OneDrive.

Karena Microsoft OneDrive dapat diintegrasi dengan pemutar musik online yang dapat memainkan musik yang tersimpan di Microsoft OneDrive.

Pastikan Ada Fitur Unggah File Yang Terjadwal

Anda seorang yang sering lupa? Tenang karena ada juga fitur yang dapat mengunggah file secara terjadwal. 

Pengunggahan file secara terjadwal ini dapat membantu kita apabila secara tiba-tiba komputer mengalami corrupt file atau file yang rusak maka bisa mendapatkan file kita kembali. 

Adapun aplikasi yang sangat direkomendasikan yakni Google Drive yang dapat menjadwalkan pengunggahan file secara periodik.

Untuk Keamanan, Cek Juga Apakah Fitur Enkripsi Tersedia

Fitur enkripsi sebenarnya tidak terlalu vital namun fitur ini sebaiknya Anda tambahkan ke dalam layanan cloud storage.

Enkripsi digunakan untuk menghindari praktik yang disebut dengan hotlinking atau file yang bisa diakses siapa saja melalui mesin pencarian seperti Google.

Adapun cloud storage yang memiliki fitur enkripsi adalah Mega. Mega dapat meng enkripsi secara end-to-end. Sehingga untuk mengakses file ini Anda harus memegang kunci untuk membukanya.

Mencegah Hal yang Tidak Diinginkan, Pastikan Adanya Fitur Restore Data

Restore data memang sangat penting dalam memilih penyedia layanan cloud Indonesia. Ini karena sewaktu-waktu, mungkin saja ada hal yang tidak diinginkan seperti aplikasi error yang membuat semua data di cloud hilang dan settingan yang sudah di ubah pun kembali ke default. Tentu ini sangat mengganggu. Maka dari itu, pastikan adanya backup data.

Yang sangat penting mungkin adalah ketika file dihapus, maka file tersebut masih belum terhapus permanen. Namun, masih bisa di restore.

Bagi Kamu yang Pelupa, Sangat Baik Jika Cloud Storage Bisa Mengingat Struktur Folder

Fitur drag and drop sudah jadi standar di banyak layanan cloud storage. Layanan ini dapat mengingat struktur folder bagi Anda yang pelupa. Jadi, Anda tidak harus mengingat dua struktur folder yang berlainan di PC dan cloud.

Perbandingan Harga dan Kapasitas Penyimpanan

Dalam memilih cloud storage, pastikan memilih harga yang sangat masuk akal. Contohnya saja seperti ini, ada 2 penyedia cloud yang satu dengan harga 100 ribu mendapatkan storage 50 GB, namun yang satu dengan harga 100 ribu mendapatkan storage 100 GB.

Cara Memilih Cloud Hosting

Saat ini mungkin Anda tahu kalau cloud hosting sudah semakin populer dan banyak penyedia cloud yang menyediakan fitur yang sangat membantu. Namun, bagi Anda yang masih awam tentang dunia cloud computing, berikut ini ada acara memilih penyedia layanan cloud Indonesia.

Memahami kebutuhan diri sendiri

Sebelum memilih cloud hosting, pastikan Anda sudah tahu apa yang Anda lakukan dalam menyewa penyedia layanan cloud Indonesia. Karena, tentu Anda tidak ingin membuang-buang uang untuk sesuatu yang mungkin Anda tidak mengerti apa manfaatnya. Maka dari itu, pikirkan lagi apa yang akan Anda lakukan dengan penyewa cloud hosting.

Perhatikan fitur tambahan

Ini mungkin bagi sebagian orang tidak penting, tapi dalam memilih cloud hosting pastikan Anda memilih fitur tambahan yang sangat bermanfaat. Karena dengan memilih fitur yang sangat bagus, pastinya Anda akan merasa terbantu untuk pekerjaan Anda yang berkaitan dengan cloud computing. Dengan fitur yang berlimpah, berguna, dan biaya berlangganan yang murah, kenapa tidak?

Customer Care

Memilih penyedia layanan cloud Indonesia yang baik adalah costumer care yang siap membantu jika terjadi masalah pada cloud hosting yang Anda sewa. Customer care yang baik adalah pelayanan yang full 24 jam dan fast respon. Dan juga dengan penyelesaian yang sangat membantu.

Manfaatkan periode evaluasi

Evaluasi program bermanfaat bagi pengambilan ketentuan dan kebijakan sambungan berasal dari program yang dilaksanakan. Menghentikan program, karena dipandang program berikut tidak ada manfaatnya, atau tidak sanggup terlaksana sebagaimana diharapkan.

Pelayanan yang full

Sebaiknya Anda memilih perusahaan penyedia cloud hosting yang tawarkan support penuh kepada para penggunanya. Sehingga kalau ada kasus bersama server tersebut, maka Anda sanggup langsung meminta pertolongan kepada operator. Pastikan bahwa penyedia fasilitas ini sedia kan pertolongan selama 24 jam.

Memperhatikan load balance

Perlu diketahui bahwa load balance merupakan salah satu faktor yang paling urgent dari layanan cloud hosting ini. Sehingga Anda perlu memastikan bahwa penyedia layanan cloud hosting yang Anda pilih menyediakan backup server bila server yang satu mengalami masalah. Fungsi dari load balancer adalah menunjang mengarahkan pengguna ke server yang aktif.

Mengukur skala

Penyedia layanan cloud Indonesia sangat memungkinkan pengguna untuk mengukur kapasitas server kapan saja kala diperlukan. Sehingga kalau trafik Anda makin banyak, maka Anda mampu bersama gampang dan cepat untuk melaksanakan upgrade server supaya mampu menangani trafik yang makin banyak.

Masalah keamanan yang terjamin

Keamanan data adalah prioritas. Data yang tidak aman tentunya akan sangat berbahaya jika digunakan pihak yang tidak berwenang. Maka dari itu, pastikan Anda memilih cloud provider yang menjamin keamanan data yang Anda miliki.

Melakukan periode evaluasi

Jika Anda akan memilih cloud hosting, coba Anda memilih trial terlebih dahulu. Mengapa hal ini penting? Tentu dikarenakan hal ini akan membantu Anda di dalam menegaskan apakah penyedia cloud hosting yang Anda menentukan layak untuk dipilih atau tidak.

Mencari tahu kelemahan dan kelebihan setiap penyedia

Anda sanggup mencari tahu dan menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai hal ini terlebih dahulu, baru sanggup membandingkan. Untuk mendapatkan Info berlebihan dan kekurangan dari setiap penyedia, Anda sanggup masuk ke situs penyedia fasilitas cloud hosting ini. Kemudian pahami bersama teliti apa saja fasilitas dan fitur yang mereka tawarkan, kebanyakan sekilas

Anda akan tahu apa saja berlebihan dan kekurangan yang ditawarkan. Selain itu, Anda juga bisa  mencari bermacam testimoni penyedia fasilitas ini melalui beberapa situs atau forum diskusi. Silakan Anda bandingkan, sesudah itu putuskan mana yang terbaik.

Tertarik dengan layanan cloud dari NetData ? Kalian bisa hubungi kami disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup