Mari Kenal Lebih Dekat Tentang Data Center Indonesia

Data Center Indonesia

Perkembangan data center Indonesia saat ini mengalami peningkatan yang disertai kebutuhan dalam menghadapi persaingan di tahun ini. Data center perusahaan maupun organisasi pemerintahan digunakan untuk mengumpulkan data dalam mengambil keputusan dengan spesifikasi data center yang mumpuni dan tanpa gangguan.

Dalam pengetahuan data center ini bukan dominasi para profesional IT saja namun juga dipergunakan oleh perusahaan bisnis dan pemerintahan minimal mengetahui pengetahuan dasarnya saja. Nah berikut ini adalah artikel dimana kita dapat memahami data center dengan lebih dalam.

Mengenal Apa Itu Data

Dalam mengenal data center Indonesia kita juga mengenal terlebih dahulu apa sih itu data. Data ini sering dijadikan sebagai sebuah keterangan dan bahkan di Indonesia sendiri mengenal data dalam bentuk file komputer namun hal ini sebenarnya tidaklah salah namun tidak tepat. Maka dari itu kita perlu mengetahui pengertian data secara umum.

Pengertian Data

Data merupakan sekumpulan keterangan ataupun fakta yang dibuat dalam bentuk kalimat, kata-kata, angka, simbol, dan lainnya. Data ini dapat dicari dan juga diamati yang tepat berdasarkan sumber-sumber tertentu. Ada juga pengertian data lainnya yakni sekumpulan keternagan ataua deskripsi dasar yang berasal dari obyek atau kejadian.

Yang mana dalam kumpulan keterangan ini dapat diperoleh dari hasil riset yang selanjutnya dapat menjadi bentuk lain yang lebih kompleks dalam bentuk informasi, database, dan lainnya. Jika dilihat dari segi bahasa kata data ini berasal dari latin yang artinya “datum” yang berarti diberikan.

Dari istilah ini kita dapat mengartikan data dari hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel tertentu yang dalam bentuk kata-kata, angka, warna, simbol ,dan keterangan lain.

Manfaat Data

Berikut ini adalah beberapa manfaat dan fungsi dari data secara umum:

Sebagai Suatu Acuan Kegiatan

Manfaat dari fungsi data yang pertama adalah sebagai salah sateu acuan kegiatan. Sebagai acuan atau tolak ukur yang dapat digunakan untuk membuat sebuah kegiatan tertentu yang kita inginkan.

Sebagai Dasar Perencanaan

Sebaueh data yang dapat digunakan sebagai sebuah perencanaan. Karenea dalam membuat sebuah perencanaan membutuhkan parameter yang akurat. Sedangkan data dapat dijadikan sebagai parametere sekaligus acuan dalam membuat perencanaan. 

Dasar Untuk Membuat Keputusan

Data juga dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat sebuah keputusan. Dengan adanya data kita dapat membuat keputusan yang tepat pada sebuah permasalahan yang ada. Dengan begitu seseorang dapat dengan lebih mudah dapat menentukan keputusan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai Bahan Untuk Evaluasi

Fungsi dari data juga selain sebagai acuan dapat digunakan seabgai bahan evaluasi. Dalam hal ini data dapat berperan sebagai bahan untuk mengevaluasi dari hasil kerja ataupun kegiatan yang dapat dilakukan sebuah lembaga ataupun organisasi. 

Selain berbagai manfaat dan fungsi yang sudah disebutkan di atas, sebuah data juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi. Misalnya saja, dalam sebuah lembaga ataupun organisasi tertentu, pasti akan membutuhkan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitasnya.

Jenis-jenis Data dan Contohnya

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis data yang perlu kita pahami:

Data Berdasarkan Cara Mendapatkannya

Jenis data yang pertama adalah data berdasarkan dengan cara mendapatkannya, ada dua cara mendapatkan data yakni data primer dan sekunder berikut penjelasannya.

Data Primer

Data primer ini adalah data yang bisa didapat dan dikumpulkan secara langsung dari berbagai objek yang sebelumnya sudah di teliti oleh seseorang ataupun organisasi. Misalnya yakni:

  • Data dari hasil survey
  • Data dari hasil wawancara
  • Data dari hasil kuesioner
Data Sekunder

Data sekunder ini adalah data yang memang sudah didapat dari sumber lain yang sudah ada sebelumnya.

Dengan data sekunder maka orang tidak perlu mencari dan mengumpulkan data secara langsung dari objek yang diteliti. Biasanya jenis data ini dapat diperoleh dari penelitian sebelum yang sudah jadi baik itu dalam bentuk tabel, grafik maupun diagaram. Contohnya yakni:

  • Data penyakit tertentu
  • Data mengenai sensus penduduk dan lain sebagainya

Data Berdasarkan Sumber

Jenis data yang berdasarkan sumber ada dua macam yakni:

Data Eksternal

Data eksternal ini adalah data yang didapatkan dari luar organisasi atau tempat dimana dilakukannya penelitian. Biasanya jenis data ini dapat digunakan sebagai pembanding suatu tempat dengan tempat lainnya. Misalnya yakni data kependudukan, data penjualan produk perusahaan lain, data sekolah lain, dan lainnya.

Data Internal

Data internal adalah data yang didapat langsung dari perusahaan atau organisasi tempat perlangsungnya penelitian. Misalnya yakni data karyawan perusahaan, data pelanggan, dan lainnya.

Data Berdasarkan Sifat

Jenis data berdasarkan sifat dibedakan menjadi dua, yaitu:

Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah data yang dapat digunakan dengna melakukan sebuah survey. Sehingga dapat diperoleh jawaban berupa angka-angka. Data ini bersifat objektif sehingga Anda dapat melihat data ataupun membaca data ini maka tidak dapat mengartikannya dengan cara yang berbedae. Misalnya saja:

  • Aldy berumur 25 tahun.
  • Tinggi aldy adalah 210 cm.
  • Suhu badan aldy adalah 36 derajar celsius dan banyak data lainnya.
Data Kualitatif

Data kualitatif ini biasanya berupa deskritif yang berbeda dari data kualitatif yang berupa angka. Data kualitatif ini umumnya menggunakan simbol, gambar, ataupun verbal lainnya. 

Jenis data kualitatif dapat dikumpulkan dengan metode kuesioner, literatur, obervasi, wawancara, dan lain sebagainya. Misalnya saja:

  • Kualitas pelayanan suatu rumah sakit
  • Kuesioner mengenai kepuasan pelanggan dan lain sebagainya.

Data Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Data cross-sectional adalah data yang dapat dikumpulkan yang sewaktu-waktu tertentu dapat digunakan mengetahui situasi pada saat ini. Misalnya data kuesioner, data berkala adalah data yang dikumpulkan secara berkala di waktu ke waktu yang dapat mengetahui perkembangan dari sebuah peristiwa dalam kurun waktu tertentu misalnya adalah data harga makanan.

Mengenal Data Center

Data center adalah sebuah istilah yang digunakan dalam kebutuhan IT terutama dalam dunia industri digital. Data center ini digunakan untuk penyimpanan data skala besar dan berkala.

Istilah data center atau pusat data ini tidak asing bagi orang yang bekecimpung di bidang IT. Sesuai dengan bahasan kita kali ini kita akan membahas tentang data center serta memahaminya dengan lebih dalam.

Definisi Dari Data Center

Pengertian data center dapat diartikan sebagai fasilitas yang dimanfaatkan atau dikelola untuk kebutuhan sistem dan komponen-komponen komputer baik itu sebagai penyimpanan data atau database, serta sebagai penyedia fasilitas telekomunikasi.

Fungsi penting data center adalah penempatan server untuk website dan database. Data center Indonesia ini sendiri bisa terdiri dari ratusan hingga ribuan server yang dapat disusun di dalam sebuah rak secara rapi.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar data center Indonesia tetap berjalan dengan stabil adalah sistem pendingin, catu daya, serta sistem keamanan. 

Fungsi Menggunakan Data Center

Fungsi dari data center adalah untuk memajukan bisnis. Pelaku bisnis atau susaha perlu memperhitungkan lagi tentang penggunaan data center Indonesia yang mana dulunya masih hanya digunakan sebagai penyimpanan eksternal saja. Namun saat ini data center dapat digunakan untuk mendukung kemajuan sebuah perusahaan maupun bisnis.

Fungsi lain data center adalah sebagai tempat penyimpanan, pemrosesan data, dan menyebarkan data dalam skala besar. Data center Indonesia ini dapat dijadikan penyimpanan data dalam jumlah besar atau sebagai pencadangan data.

Selain itu pusat data juga dapat fungsikan sebagai principal repositories yang berarti mencakup segala kebutuhan. Kebutuhan ini berarti kebutuhan dalam infrasturktur misalnya firewall, subsistem penyimpanan, server, router, networking switches, dan pemasangan kabel dan rak untuk mengatur peralatan IT yang diperlukan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan dari Data Center

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan data center baik secara teknis maupun non teknis antara lain:

Sumber daya listrik

Ya sumber daya listrik adalah komponen paling krusial dari sebuah data center Indonesia yang mana data center memerlukan pasokan listrik yang stabil dan terus menerus tersedia.

Adapun data center memerlukan pasokan listrik cadangan dari berbagai sumber misalnya baterai cadangan, hingga generator diesel yang biasa kita sebut dengan genset.

Sistem pemrosesan dan penyimpanan

Data center memiliki spesifikasi komputer yang tinggi untuk dapat memproses dan penyimpanan data yang lebih cepat. Sehingga kebanyakan data center menggunakan prosesor yang dapat mendukung multi core agar dapat memproses data lebih cepat.

Dengan prosesor berinti banyak maka pemrosesan dan penyimpanan data akan lebih stabil dan cepat. Selain kecepatan, tempat penyimpanan yang dibutuhkan juga harus berkapasitas besar untuk dapat mendukung kebutuhan alokasi penyimpanan data perusahaan.

Sistem keamanan

Dalam segi keamanan pusat data dapat ditunjang dalam bentuk fisik yang dapat di kontrol sepeunuhnya. Baik itu konfirmasi identitas melalui biometrik, dan video login untuk dapat memantau aktivitas dalam sebuah bisnis.

Selain gangguan internal, data center juga dapat mengalami gangguan ekternal seperti hacking, atau pencurian data. Sebaiknya memang kita menggunakan jasa cyber security untuk membantu dalam manajemen sistem keamanan.

Bandwidth

Bandwidth adalah sebuah hal yang perlu diperhatikan karena semakin tinggi kebutuhan jaringan maka bandwidth yang dibutuhkan akan semakin meningkat. Dalam data center ini kebutuhan akan bandwidth bisa ditentukan oleh kebutuhan seperti pemasaran, upload produk, iklan, dan lain sebagainya. 

IP provider

Internet berkecepatan tinggi dalam era digitalitasi memang sangat dibutuhkan. Apalagi pusat data juga membutuhkan kecepatan internet yang andal untuk melakukan aktivitas seperti pengiriman data ataupun penyimpanan data.

Kriteria Data Center

Data center memiliki beberapa krieteria yang perlu diketahui, ada tiga kriteria data center antara lain:

Lokasi

Lokasi dari data center Indonesia adalah krieteria pertama yang diperlukan dalam pembangunan data center Indonesia. Lokasi ini harus memenuhi segi geografis ataupun non geografis.

Dari segi geografis, lokasi selanjutnya dapat diletakkan terhadap tempat yang safe dari banjir, gempa, tanah longsor, atau dari tempat berbahaya yang lain. Lokasi yang safe dapat melindungi penyimpanan data perlu yang kamu simpan dalam data center. 

Dari segi non geografis, lokasi dari pusat data wajib terhubung atau terkoneksi bersama jaringan internet yang stabil dan tidak mengalami gangguan. Hal selanjutnya benar-benar diperlukan supaya tidak mengalami halangan dalam pengaksesan data secara online.

Keandalan

Kriteria kedua yakni keandalan dalam pengaksesan data. Sebuah data center harus memiliki kelebihan dalam keandalan mengakses data secara cepat dan efisien dengan menggunakan koneksi fiber optik.

Efisiensi jaringan ini juga dapat mempengaruhi kinerja dan keandalan dari data center itu sendiri. Keandalan ini dapat dimiliki serta dapat membantu kebutuhan organisasi atau bisnis Anda.

Fleksibilitas dan Skalabilitas

Dalam memberikan layanan terbaik untuk Anda maka fleksibilitas dari data center sangatlah dibutuhkan karenae membuat daya tarik tersendiri. Misalnya yakni fleksibilitas dalam mengatur skala penggunaan server.

Pengguna Data Center

Setelah kriteria apa saja yang dibutuhkan data center, maka selanjutnya Anda dapat memperhatikan pengguna dari data center Indonesia dan siapa saja orang yang berhak dapat menggunakan pusat data tersebut.

Namun di Indonesia saat ini menggunakan data center Indonesia yang masih sangat terbatas dalam ruang lingkup pemerintahan dan perusahaan besar serta perusahaan multinasional. 

Hal selanjutnya bakal benar-benar berdampak terhadap usaha anda kedepannya. Dengan gunakan pusat data, maka anda sanggup menghemat pengeluaran dan sanggup dialokasikan untuk kebutuhan yang lain. Selain itu penyimpanan knowledge dan juga pemrosesan knowledge sanggup termonitoring bersama baik. Akses knowledge bakal jauh lebih mudah dan efektif seumpama anda gunakan knowledge center.

Perkembangan Data Center Indonesia

Jika melihat perkembangan data center Indonesia sendiri masih belum banyak yang menerapkannya. Data center Indonesia masih tersebar dengan sangat terbatas hanya di Kota-Kota besar saja seperti Kota Jakarta, Bandung, Medan, dan Kota besar lainnya. 

Dengan permintaan kebutuhan akan data yang semakin meningkat, maka Indonesia membuat asosiasi sendiri yang beranggotakan pusat data yang berdiri di seluruh Indonesia. Asosiasi ini bernamakan IDPRO atau singkatan dari Indonesia Data Center Provider Organization yang dirikan pada tanggal 22 Juni 2016. 

IDPRO adalah wadah atau himpinan dari seluruh potensi bangsa terkait dengan data center Indonesia. Beberapa pendiri IDPRO diantaranya adalah Lintasarta, GTN Data Center, DCI Data Center, Telkomsigma, dan masih banyak lagi tentunya.

Sejarah dari Data Center

Awal mula sejarah dari data center ini dimulai sejak tahun 1946 dengan nama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer). Data center ini berpusat di The United States Army yang memang digunakan hanya untuk keperluan militer seperti kode-kode pertahanan dan menghitung tabel penembakan artileri.

Seiring dari perkembangan teknologi datra center berevolusi dengan sangat pesat salah satunya yakni berkembang menjadi pusat data berbasis cloud.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Untuk Membangun Data Center Indonesia

Sudah menjadi kewajiban Anda untuk menyediakan fasilitas data center atau pusat data yang mampu memberikan kemampuan dalam menciptakan atau menggunakan banyak data.

Pusat data ini diperlukan sebagai sarana penunjang yang digunakan sebagai pusat penempatan data, komponen, informasi, dan perihal lainnya yang mengenai dengan IT perusahaan yang erat kaitannya untuk membantu aktivitas operasional. 

Ketika dapat membangun data center, tersedia banyak perihal yang kudu diperhatikan. Berikut lebih dari satu perihal yang perlu diperhatikan sebelum akan membangun data center.

Mengapa Perlu Data Center

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membangun data center Indonesia. Sebagai konsumen Anda pasti memiliki data yang harus disimpan, dan data ini akan terus bertambah seiring berkembangnya perusahaan.

Data center ini akan memungkinkan pengguna untuk menyimpan data sewaktu-waktu dalam jumlah akan terus bertambah. Data center ini memungkinkan pengguna yang bersertifikasi keamanan akan lebih hemat biaya operasional sehingga pengeluaran akan lebih efisien. Data center juga memiliki data recovery jika terjadi kehilangan data.

Persyaratan Rancangan Data Center yang Baik

Semakin banyak kriteria data center Indonesia yang dibutuhkan maka akan semakin tinggi spesifikasi data center yang akan didapatkan. Beberapa kriteria yang dibutuhkan adalah sistem kelistrikan. Data center akan membutuhkan sumber daya listrik cadangan jika sewaktu-waktu meskipun pada saat mati listrik.

Selain listrik, juga ada beberapa kriteria seperti pendingin, anti-kebakaran. Sistem pendingin ini berfungsi untuk mencegah perangkat server terjadi overheat yang dapat berakibat fatal bagi perangkat dan data Anda.

Fasilitas yang Penting Untuk Dimiliki Data Center

Data center Indonesia membutuhkan beberapa fasilitas penting yang berbeda antara satu perusahaan dengan lainnya. Namun ada 3 fasilitas pokok yang harus ada di dalam data center sepertei media penyimpanan, sistem keamanan firewall, dan juga optimasi aplikasi yang dapat memudahkan penggunaan.

Sumber Daya Manusia yang Perlu Disiapkan

Dalam menjaga operasi data center agar terus berjalan adalah hal yang sangat penting. Ketika Anda membangun data center maka tugas Anda adalah menjaga kinerja agar dapat berjalan baik dan efisien. 

Untuk memastikan data center Anda beroperasi dengan efisien dan terstandar, maka pastikan Anda menggunakan jasa orang yang dapat mengelola data center Indonesia Anda.

Komponen Data Center Indonesia

Dalam setiap data center biasanya terdiri dari berbagai komponen baik infrastruktur dan fasilitas yang dapat menunjang porses kerja dari pusat data ini sendiri. Adapun komponen yang dapat mempengaruhi jenis data center ini yakni:

Computing equipment

Komponen yang terdiri dari berbagai komponen komputer, server, dan juga rak server.

Network infrastructure

Terdiri dari berbagai komponen jaringan seperti router, modem, switch, kabel, dan komponen lain yang dapat menghubungkan pusat data dengan server, tempat penyimpanan, hingga pengguna.

Storage infrastructure

Terdiri dari tempat penyimpanan seperti hardisk, solid-state drive, tape drive, dan backtup storage yang difungsikan untuk menyimpan semua data.

Uninterruptible Power Sources (UPS)

Dengan meliputi sumber daya listrik, cadangan baterai, hingga generator dapat memastikan bahwa aliran listrik juga tidak dapat terhenti.

Climate control system

Sistem pendingin server ini seperti misalnya air conditioning dan heating, ventilasi, untuk menstabilkan temperatur ruangan. 

Security

Security ini dapat mencakup keamanan fisik seperti misalnya CCTV, petugas keamanan, biometric, dan mantraps. Serta keamanan digital meliputi firewall.

Jenis Jenis Data Center Indonesia

adapun berbagai jenis data center Indonesia yang bisa diketahui antara lain:

Enterprise Data Centers

Enterprise data centers atau onsite data centers adalah jenis data center yang dibangun, dikelola, dan ditempatkan di dalam lingkungan perusahaan itu sendiri.

Kelebihan yakni tipe yang dapat dikembangkan atau diekspansi sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta dapat menawarkan kontrol dan akses penuh kepada pemiliknya.

Colocation Data Centers

Colocation data centers adalah adanya perusahaan yang menyediakan layanan colocation server. Sehingga perusahaan ini dapat menawarkan penyewaan ruangan di dalam data centernya.

Ruangan ini dilengkapi dengan infratruktur dan fasilitas yang dibutuhkan. Seperti bangunan, keamanan, bandwidth, dan sumber daya lainnya.

Perusahaan ini akan menyediakan ruangan saja sehingga perlu menyediakan beberapa komponen seperti misalnya storage, physical server, dan firewalls. 

Hyperscale Data Centers

hyperscale data centers adalah jenis data center yang menawarkan kemudahan dalam meningkatkan skalanya.

Sehingga jika sewaktu-waktu konsumen membutuhkan daya sistem dan rak beserta peralatannya dapat dengan mudah menambahkannya. Adapun jenis data center yang dapat menampung hingga jutaan server dan mesin virtual.

Berikut perusahaan ternama yang memiliki dan mengoperasikan hyperscale data center yakni Google, Microsoft, Amazon Web Services, Facebook, Apple, dan Alibaba. 

Faktanya bahwa tipe pusat data ini dapat mencapai popularitasnya dan dapat diprediksikan akan dapat memperoleh pendapatan hingga $108 Billion di tahun 2025 nanti.   

Managed Services Data Centers

Managed data centers ini memiliki banyak sekali kesamaan dengan colocation data centers. Misalnya adalah Anda dapat menyewa peralatan serta infrastruktur yang disediakan layanan penyedia data center.

Yang membedakan adalah perusahaan pusat datalah yang akan bertanggung jawab sepenuhnya akan server Anda. Termasuk juga dengan backup, pengecekan driver, software, dan banyak lainnya.

Kesimpulan

Itulah bahasan kita kali ini seputar data center Indonesia yang mana betapa pentingnya kebutuhan akan data center di Indonesia yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data yang besar, pengolahan data, serta pengembangan bisnis yang modern.

Selanjutnya bagi Anda yang ingin menggunakan jasa data center terpercaya Anda dapat mengkonsultasikannya dengan gratis di NetData yang menyediakan data center Indonesia terpercaya. Dan apabila Anda tertarik dengan jasa data center dari kami, silahkan langsung saja hubungi kami di link ini dan juga bisa melalui form kontak disini.

Loading

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup