Solusi Masalah pada Advance Hardware Replacement (AHR)

Advance Hardware Replacement

Dunia IT memang penuh dengan segudang manfaat bagi keberlangsungan bisnis Anda. Apalagi saat ini semua perusahaan dituntut untuk menggunakan teknologi IT terbaru demi memenuhi persaingan bisnis global.

Teknologi IT ini tidak jauh dengan yang namanya hardware dan software. Apakah dengan memiliki hardware yang mumpuni dan lengkap sudah aman untuk bisnis Anda? 

Tentu tidak. Karena tidak ada teknologi yang sempurna yang artinya bisa saja terjadi masalah atau kerusakan pada hardware atau software Anda. 

Solusinya adalah dengan menggunakan jasa Advance Hardware Replacement (AHR) atau penggantian perangkat keras tingkat lanjut.

Apakah AHR itu?

Advance Hardware Replacement adalah layanan manajemen perangkat keras yang berkaitan dengan penggantian perangkat yang rusak kepada pelanggan yang membutuhkannya.

Pengiriman perangkat keras kepada pelanggan ini bisanya terjadwal secara berkala sehingga keberlangsungan operasional perusahaan akan selalu terjaga.

Pengiriman perangkat keras ini juga bisa tergantung permintaan pelanggan, masalah dari waktu kedatangan ini biasanya tergantung juga dari lokasi negara dan juga penundaan bea cukai terkait.

Lalu untuk apa AHR ini ? berikut adalah gambaran umum keuntungan dari AHR :

Pertahanan terhadap serangan yang secara terus menerus

Dengan menggunakan layanan AHR maka dapat mengurangi tingkat serangan kepada jaringan perusahaan. Secara langsung AHR dapat meningkatkan pendeteksian malware dan penahanan ancaman secara cepat.

Kesiapan IoT

Menyediakan daya UPOE hingga 90W dan menyediakan jaringan otomatis yang tersegmentasi dan manajemen kebijakan yang sudah mendukung internet of things tanpa halangan, sambil membatasi tempat perangkat IoT yang ada pada jaringan.

Kesiapan cloud

Menyederhanakan, mengamankan dan mengubah lingkungan cloud Anda dari ujung ke ujung alias cloud berada di jaringan yang aman.

Teknologi dasar

Menyediakan teknologi dasar yang tidak dimiliki perusahaan seperti GIR, NSF/ SSO, power supply hingga kipas dengan tingkat platinum yang redundan.

Masalah yang sering dihadapi

Dari keuntungan penggunaan AHR tentu ada masalah yang muncul sehingga dibutuhkannya AHR. Adapun masalah yang sering dihadapi dalam jaringan IT antara lain.

Kerusakan atau kesalahan Hardware

Kerusakan atau kesalahan yang muncul di bagian hardware mencakup semua komponen jaringan seperti server, workstation (client), Kartu Jaringan, Pengkabelan dan konektor, dan juga komponen jaringan tambahan lainnya seperti Hub/switch, router, dan lainnya.

Kesalahan software

Kesalahan bagian software biasanya muncul di bagian konfigurasi dan settingan jaringan yang terkait dengan sistem operasi baik pada komputer server maupun komputer client yang digunakan.

Kerusakan atau kesalahan Hardware

Kerusakan atau masalah hardware ini bisa muncul di seluruh komponen komputer yang disebabkan oleh konektor yang tidak baik hingga kerusakan dari perangkat keras itu sendiri.

Network Interface Card (kartu jaringan)

Kartu jaringan atau Network interface card ini biasanya disebut dengan kartu LAN yang aktif untuk dapat terkoneksi dengan jaringan.

Tanda dari kartu jaringan ini bekerja adalah dengan lampu indikator yang berkedip, jika tidak maka ada masalah dari sambungan kabel atau kartu jaringan itu sendiri.

Secara sistem kartu jaringan bisa dilihat berfungsi atau tidaknya dengan cara : 

  1. Klik Start > setting > klik Control Panel
  2. Pilih icon system double klik pilih menu Device Manager

Jika di menu ini kartu jaringan kartu jaringan belum dikenali maka artinya kartu tidak bekerja.

Pengkabelan dan Konektor

Dalam pemilihan media komunikasi penggunaan kabel adalah salah satu upaya untuk menciptakan konektivitas antar perangkat. 

Penggunaan kabel adalah hal yang ideal dibandingkan dengan media lainnya seperti RF atau radio frekuensi, IR infra red atau jalur telepon yang murah, mudah, dan kecepatan yang cukup tinggi.

Namun kesalahan dalam konfigurasi pemasangan kabel bisa mempengaruhi koneksi dari topologi jaringan Anda sehingga jaringan bisa terganggu.

Untuk Pengunaan kabel thin coax

Masalah dari penggunaan kabel thin coax antara lain :

  1. Kabel rusak atau terbuka. Kondisi ini menandakan bahwa kabel terputus dalam jaringan sehingga kabel tidak bisa menyalurkan data.
  2. Konektor longgar atau tidak terhubung. Kondisi ini bisa terjadi pada koneksi antar kartu jaringan dengan konektor kabel.
  3. Kabel short. Kondisi ini menyatakan bahwa kabel mengalami korsleting atau hubungan singkat yang menyebabkan kabel menjadi tidak berfungsi.
  4. Resistor pada terminating Connector.
  5. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor.
  6. Kabel pada sisi male connector longgar.

Kondisi pada nomor 1,3,4 dan 5  dapat mengakibatkan jaringan mengalami down atau komunikasi antar komputer terhenti.

Untuk kasus konektor yang longgar bisa saja hanya terjadi pada sisi client yang berhenti. Namun bila terjadi terminating resistor maka menyebabkan jaringan juga akan mengalami down.

Untuk Pengunaan kabel thick coax

Pada jenis kabel thick coax ini sama dengan thin coax karena menggunakan topologi yang sama dan juga permasalahan yang sama.

Untuk Penggunaan kabel UTP

Kabel UTP kesalahan dapat muncul relatif lebih sedikit karena jaringan model ini relatif sedikit, karena jaringan model ini dapat menggunakan topologi star yang mana client terpasang menyebar secara paralel dengan menggunakan switch atau hub yang sama.

Sehingga dalam pengecekannya kerusakan dapat diketahui dengan mudah. Adapun masalah yang dapat timbul antara lain.

  1. Konektor tidak terhubung karena longgar.
  2. Terjadi kabel yang korsleting.
  3. Kabel putus atau terbuka.

Untuk mengecek kabel yang terbuka dan kabel yang konslet dapat dilakukan dengan mengetes menggunakan multimeter.

Kesalahan pada Software 

Dalam masalah yang sering muncul di sisi software dapat dikelompokan pada:

Kesalahan setting konfigurasi jaringan

Kesalahan setting konfigurasi dapat terjadi akibat kartu jaringan yang menggunakan model ISA karena kita harus menentukan :

  1. Alamat port I/O
  2. Nomor Interrupt
  3. Direct Memory Access Request line
  4. Buffer memory Address

Berbeda dengan kartu model ISA kartu jaringan yang menggunakan model PCI ini tidak perlu menyeting alias otomatis.

Kesalahan Protocol yang digunakan

Kesalahan pada kartu jaringan yang menggunakan slot ISA karena konfigurasi yang harus dilakukan secara manual.

Jika Anda menggunakan protokol kartu jaringan PCI hal ini tidak akan terjadi karena dilakukan secara otomatis dengan hanya menginstall driver yang benar.

Kesalahan pengalamatan IP

Setiap komputer dalam satu jaringan memiliki identitas alamat IP yang unik. IP address dalam jaringan tidak boleh sama karena setiap komputer harus memiliki identitas yang berbeda untuk komunikasi data.

Jika terjadi alamat yang sama maka kedua komputer tidak dapat mengakses jaringan karena terjadi konflik antar komputer dengan IP yang sama .

Kesalahan Indentifikasi Client dan server komputer

Dalam menentukan komputer server dan komputer client haruslah jelas dalam jaringan client server, berbeda dengan jaringan yang hanya menghubungkan dua komputer atau peer to peer yang tidak perlu menentukan client dan server.

Kesalahan Service Network (file and print sharing)

Service network (file and print sharing) yang tidak aktif bisa menyebabkan file dan print sharing yang kita hubungi sedang tidak aktif atau belum melakukan file dan print sharing.

Kesalahan Security System

Hal ini terbilang sepele seperti salah memasukan password pada jaringan sehingga Anda tidak dapat masuk ke jaringan.

Kerusakan file program, sehingga perlu di update

Kerusakan pada file program yang menyebabkan sistem operasi tidak dapat berjalan atau menyebabkan kartu jaringan tidak bekerja.

Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan pada software ini dapat dilakukan dengan cara menyeting ulang pada jaringan tersebut.

Berikut adalah beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking :

  • Tidak bisa Login dalam jaringan, client tidak dapat mengakses jaringan secara keseluruhan.
  • Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network neighborhood. Jika secara hardware dan software tidak dapat masalah komputer namun dapat dilakukan restart untuk menyimpan semua data yang telah diperbarui ke sistem operasi.
  • Tidak bisa sharing files atau printer. Sharing file atau printer adalah service untuk membuka akses antar komputer sehingga komputer lain dapat mengakses data di komputer Anda.
  • Tidak bisa install network adapter. Pada kasus ini bisa disebabkan oleh software pada kartu jaringan yang tidak sesuai dengan driver yang mendukung kartu jaringan tersebut.
  • Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita. Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer Anda namun Anda bisa masuk ke komputer lain yang disebabkan oleh sharing data dan print yang belum menyala.

Pada kasus tersebut dapat diatasi apabila tidak terjadi kesalahan pada sisi software pada saat melakukan konfigurasi kartu jaringan.

Managed service Netdata

Setelah mengetahui bagaimana AHR ini tentu Anda akan bertanya apakah ada perusahaan IT yang menyediakan jasa layanan AHR di Indonesia?. 

Jawabannya adalah NetData. NetData adalah perusahaan IT yang dapat memenuhi kebutuhan teknologi IT Anda yang juga menyediakan layanan managed service di berbagai teknologi IT.

Managed service NetData menyediakan berbagai pelayanan dalam memelihara jaringan dan hardware.

Pentingnya dalam pemeliharaan jaringan didalam sebuah perusahaan dapat dapat meningkatkan operasional perusahaan dan pengembangan bisnis perusahaan Anda.

Karena itulah NetData memberikan solusi kepada setiap masalah IT perusahaan Anda. Ada beragam layanan profesional yang disediakan NetData kepada anday ang menginginkan layanan pengelolaan IT yang dapat Anda peroleh dengan beragam kelebihan.

Service netdata untuk Advance Hardware Replacement (AHR)

NetData menyediakan layanan Advance Hardware Replacement (AHR) dengan penggantian perangkat keras yang lengkap dan menyediakan berbagai pilihan perbaikan dengan biaya yang jauh lebih hemat daripada Anda mengganti atau membeli perangkat keras sendiri.

NetData memberikan fleksibilitas dan kenyamanan untuk memilih pilihan penggantian hardware yang paling tepat. Demi memastikan jaringan perusahaan selalu tersedia dan beroperasi dengan efisiensi yang tinggi. 

NetData juga melayani perusahaan besar maupun kecil baik penyedia jaringan yang beroperasi secara regional atau global.

Keuntungan menggunakan Layanan AHR NetData

  • Dapat meningkatkan operasional perangkat keras Anda sesuai jadwal bukan berdasarkan perangkat tanggal akhir dari support.
  • Tidak butuh uang muka selama 3 tahun berturut-turut untuk mendapatkan harga terbaik.
  • Dapat mengurangi biaya hardware support tanpa mengorbankan pelayanan yang terbaik.
  • Membantu teknisi cepat dalam mendapatkan bantuan dan jangkauan perangkat keras yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan.

Fitur Utama

  • Tanggapan: 4HR | 8×5 NBD atau 24×7
  • Termasuk: Penggantian perangkat keras yang rusak (di Lokasi Forward Stocking) | Dukungan teknis jarak jauh.
  • Waktu response 15 menit.
  • Dukungan oleh ahli dan insinyur bersertifikat.
  • Opsional: Layanan di tempat

Tertarik dengan layanan Advance Hardware Replacement (AHR) dari NetData? Kalian bisa hubungi kami disini.

Demikian lah ulasan tentang Advance Hardware Replacement (AHR), jangan ragu lagi untuk mengandalkan NetData untuk memberikan dukungan penuh terhadap sistem jaringan di perusahaan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup