8 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Dari Sistem Cisco

Sistem Cisco

Sistem Cisco merupakan brand IT dan jaringan yang lebih berfokus pada perangkat switch, router, cyber security, dan “internet of things”. Yang mana logo Cisco ini sering terlihat di berbagai perangkat telepon kantor ataupun perangkat keras untuk konferensi.

Walaupun Cisco merupakan brand terkenal di dunia IT masih saja ada orang yang mungkin masih belum mengetahui apa itu Cisco secara keseluruhan.

Berikut ini adalah 8 hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Cisco.

Tentang Cisco:

Cisco (NASDAQ: CSCO) merupakan merajai bisnis di dunia IT yang membantu perusahaan lain untuk memanfaatkan peluang masa depan dengan membuktikan bahwa bahwa hal-hal luar biasa dapat terjadi ketika Anda menghubungkan apa yang belum tersambung lewat jaringan komputer.

Cisco dan logo Cisco adalah merek dagang yang terdaftar dari Sistem Cisco dan / atau di afiliasi di AS dan di negara lain.

Daftar merek dagang Cisco dapat dilihat di website www.cisco.com/go/trademarks. Merek dagang pihak ketiga yang disebutkan adalah milik dari pemiliknya masing-masing. Penggunaan kata partner tidak menyiratkan hubungan kemitraan antara Cisco dan perusahaan lain mana pun.

Cisco Singkatan Dari San Francisco

“Cisco” sendiri merupakan singkatan dari San Francisco, yang mana kota San Francisco ini merupakan kota tempat ilmuwan komputer Stanford Leonard Bosack dan Sandy Lerner mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 1984. 

Maka itulah mengapa Bosack dan Lerner bersikeras untuk menamai merek produknya dengan nama “cisco” dengan huruf kecil.

Logo Cisco, awalnya tampak hanya serangkaian garis vertikal yang mewakili jembatan Golden Gate yang terkenal, dengan dua garis yang lebih tinggi untuk menandakan menara.

Masa-Masa Sulit di Stanford

Bosack dan istrinya Lerner mendirikan Cisco ketika keduanya masih bekerja di Stanford. Bosack terus bekerja di Stanford dengan rekan kerja dan salah satu pendiri Cisco, Kirk Lougheed, tempat mereka mengembangkan router pertama mereka. 

Tetapi pada saat itu router pertama mereka merupakan replika yang persis dari router “Blue Box” Stanford dan menjalankan salinan perangkat lunak router multi-protokol dari universitas yang tidak berlisensi, kemudian mereka diadaptasikan ke dalam pondasi Cisco IOS.

Kemudian pada tahun 1986 Bosack dan Lougheed dipaksa untuk mengundurkan diri dari Stanford karena pengembangan produk mereka ini, dan pihak universitas juga berpikir untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap produk Cisco mereka perihal pencurian kekayaan intelektualnya.

Tetapi universitas stanford akhirnya setuju untuk melisensikan perangkat lunak router dan dua papan komputer ke Cisco pada tahun 1987.

Sistem Cisco Memiliki 73,711 Karyawan Di seluruh Dunia

Cisco secara resmi didirikan pada 10 Desember 1984 di California dan “go public” pada 16 Februari 1990 yang menawarkan sahamnya di NASDAQ NM: CSCO (Common Stock). 

Chuck Robbins merupakan Chief Executive Officer Cisco dengan Jumlah Karyawan K4 FY’16 menjadi 73.711 dan Pendapatan perusahaan menjadi $ 12,6 Miliar pada akhir FY’16. 

Di Nigeria, Olakunle Oloruntimehin adalah Manajer Umum yang mengawasi kurang lebih 45 karyawan di Cisco Nigeria.

Perusahaan Paling Bernilai Di Dunia

Pada maret 2000 harga Sistem Cisco melonjak menjadi $ 80 pada puncak gelembung dot-com yang menjadikannya perusahaan paling berharga di dunia dengan kapitalisasi pasar $ 500 miliar.

Namun lonjakan harga ini tidak berkelanjutan karena saham yang dijual memiliki pendapatan hampir 240 kali lipat. Dengan keterpurukan Cisco ini menjadi kisah peringatan kehancuran dot-com.

Hingga saat itu saham Sistem Cisco tidak pernah mendekati level gelembung dot-comnya lagi. Saat ini Cisco memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $ 170 miliar yang membuatnya memiliki pendapatan 18 kali lipat.

Saat ini perusahaan paling berharga di dunia dipegang Apple (NASDAQ: AAPL), yang telah memiliki kapitalisasi pasar $ 730 miliar dan diperdagangkan dengan pendapatan 17 kali lipat.

Cybersecurity Merupakan Bisnis Yang Bertumbuh Paling Cepat 

Bisnis Cisco merupakan bisnis yang paling cepat tumbuh dalam sisi Cybersecurity-nya, yang mana meningkat 14% setiap tahunnya menjadi $ 528 juta pada kuartal terakhir dan menyumbang 6% dari pendapatan produknya. 

Cisco telah secara agresif mengembangkan bisnis itu melalui investasi dan akuisisi besar. 

Cisco  juga menggabungkan produk keamanannya dengan perangkat keras dan perangkat lunak jaringannya sehingga memberikan pengaruh yang besar terhadap keamanan perusahaan secara mandiri seperti untuk perusahaan Fire Eye (NASDAQ: FEYE) 

yang sering disebut sebagai target pengambilalihan potensial bagi perusahaan.

Sistem Cisco Menyediakan Pelatihan Gratis Untuk Ribuan Orang Lewat Program Cisco Networking Academy 

Cisco Networking Academy (juga dikenal sebagai NetAcad) diluncurkan pada bulan Oktober 1997 dengan 64 institusi pendidikan di tujuh negara bagian Amerika Serikat, Networking Academy juga sudah tersebar ke lebih dari 150 negara.

Sejak dimulainya program pelatihan ini lebih dari 1,6 juta siswa telah terdaftar di lebih dari 10.000 akademi yang terdiri dari sekolah menengah, sekolah teknik, perguruan tinggi, universitas, dan organisasi berbasis komunitas. 

Cisco Networking Academy Program adalah program e-learning komprehensif yang membekali para siswanya dengan keterampilan teknologi Internet yang penting dalam ekonomi global. 

Networking Academy memberikan konten berbasis web, penilaian online, pelacakan kinerja siswa, lab langsung, pelatihan dan dukungan instruktur, dan persiapan untuk sertifikasi standar industri. 

Ada lebih dari 30 pusat Cisco Networking Academy di negara Nigeria serta memiliki partisipasi wanita NetAcad tertinggi di kawasan eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Rusia (EMEAR) yang lebih dari 35.000 wanita. 

Hal ini membuat Nigeria memiliki jumlah wanita yang dilatih terbanyak di FY’16 sebesar 46% dari total angka 21529.

Cisco Dulunya Pembuat Kamera

Kita mundur sedikit ke tahun 2009, dimana Cisco mencoba memperluas bisnisnya lewat produk elektronik dengan membeli Pure Digital Technologies, pembuat camcorder Flip Video yang populer pada masanya seharga $ 590 juta. 

Pada saat itu Cisco membuat inovasi dengan menghubungkan kamera-kamera tersebut ke internet akan memungkinkan “orang-orang untuk berbagi, menerbitkan, dan dengan mudah mendapatkan akses ke video,” yang sesuai dengan “visi jaringan visualnya”.

Inovasi ini terdengar sangat mirip dengan strategi brand GoPro (NASDAQ: GPRO) yang diluncurkan lima tahun kemudian. 

Pada saat akuisisi perusahaan Pure Digital Technologies, membuat kamera flip menyumbang 75% dari pasar camcorder genggam digital.

Tapi seperti kamera GoPro dimana kamera video Flip secara lama kelamaan menjadi usang oleh adanya smartphone, kemudian Cisco secara diam-diam mematikan camera flip dua tahun kemudian.

Sistem Cisco menjual bisnis set-top box ke Perusahaan Technicolor

Di tahun 2005, Cisco mengakuisisi sebuah perusahaan set-top box Scientific Atlanta senilai $ 6,9 miliar untuk meningkatkan teknologi streaming videonya. 

Teknologi ini dapat memperkuat penyediaan layanan video dan kolaborasi produk Cisco, namun set-top box itu sendiri menjadi beban berat pada pertumbuhan bisnisnya. 

Kemudian Cisco menjual bisnis set-top box ke Technicolor seharga $ 600 juta pada akhir 2015. Karena ini juga mengapa Cisco telah melaporkan dua rangkaian hasil teratas selama beberapa kuartal terakhir. 

Kuartal terakhir, total pendapatan turun 3% setiap tahun namun hanya turun 2% setelah mengecualikan dampak dari bisnis dekoder di semua periode yang sama.

Sistem Cisco adalah salah satu dari beberapa brand IT dan jaringan yang bangga memasukan wanita dalam industri yang biasanya didominasi oleh pria,  hal ini dapat menjembatani kesenjangan dalam keterampilan IT di Afrika bagian barat.

Apakah anda tertarik dengan Sistem Cisco saat ini ? Anda bisa hubungi kami sebagai partner dari Cisco untuk pertanyaan lebih lanjut. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup