Pengertian Switch: Jenis, fungsi dan Tujuan

pengertian switch

Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas lebih jauh tentang perangkat jaringan bernama switch atau pengertian switch.

Selain pengertian switch kita juga akan menjabarkan berbagai fungsi switch sekaligus dengan jenis-jenis switch, cara kerja switch, dan macam-macamnya agar kita dapat lebih memahami dan mengerti apa itu perangkat switch.

Selain pengertian switch dari perangkatnya sendiri, switch juga mengenal istilah switching. Jaringan circuit switching ini digunakan untuk menghubungkan pasangan terminal dengan cara menyediakan sirkuit atau kanal yang tersendiri dan juga secara real time terhubung langsung :

  1. Status “Holded” pada sebuah sirkuit ini memiliki arti tidak dapat dipakai oleh sejumlah sirkuit atau kanal yang lebih kecil dibandingkan kapasitas.
  2. Jaringan circuit switching memiliki kinerja tergantung pada loss bukan pada delay, namun pada digital switching juga dapat menimbulkan delay.

Adapun 3 fase yang terdapat pada circuit switching, yakni;

  • circuit establishment
  • data transfer
  • circuit termination

Jaringan circuit switching dapat digunakan untuk hubungan bersifat :

  • Real time-speech (ex : telpon)
  • Real time-data very high bit transmitted

Cek Produk Router dari NetData disini :

Apa itu switch

Apa itu switch? Pengertian switch secara umum yakni sebuah komponen jaringan komputer yang memiliki fungsi untuk menghubungkan beberapa perangkat jaringan seperti komputer dan lainnya. 

Agar dapat melakukan pertukaran paket, baik itu menerima, memproses, maupun meneruskan data ke perangkat yang dituju. 

Adapun pendapat lainnya tentang pengertian switch adalah jenis komponen jaringan komputer yang dapat digunakan sebagai penghubung beberapa hub dalam bentuk jaringan komputer yang lebih besar dan membutuhkan bandwidth yang cukup besar.

Berbeda dengan HUB yang mana switch ini bekerja lebih efisien, terarah, dan langsung pada alamat yang dituju. 

Switch ini bekerja baik dalam pertukaran data, memproses, ataupun pengiriman data. Switch juga dapat mendeteksi tujuan data sehingga dapat mencegah terjadinya tabrakan pada saat data itu dikirim.

Pengertian Switching

Pengertian switching adalah sistem elektronik yang dapat digunakan sebagai penghubung jalur komunikasi antar perangkat.

Jaringan switching ini merupakan sebuah jaringan yang dapat mengalokasikan sebuah sirkuit yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk dapat saling berkomunikasi.

Sirkuit yang dedicated yang tidak dapat digunakan oleh pengguna lain sampai sirkuit ini dilepaskan dan koneksi baru bisa disusun.

Walaupun tidak ada komunikasi yang terkoneksi pada sebuah sirkuic yang dedicated, kanal ini tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal ini baru dapat dipakai apabila pengguna baru disebut dengan kanal idle.

Pengertian switching lainnya yakni sebuah metode untuk membangun, memonitor perkembangan, dan menutup koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal yang terpisah untuk keperluan pengontrolan.

Misalnya untuk koneksi antar telepon exchange yang menggunakan CCS7 yang digunakan untuk komunikasi call setup dan informasi kontrol sekaligus menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit tersebut.

Fungsi Switch

Sesudah pengertian switch kita bahas maka selanjutnya fungsi switch yang kita bahas. Fungsi switch dalam jaringan komputer adalah sebagai concentrator yang menerima serta membagi data antar perangkat komputer dalam jaringan.

Berikut ini adalah beberapa fungsi switch:

  • Address Learning; sebagai pencatat alamat MAC address dari suatu perangkat jaringan yang terhubung dengannya. Pada saat switch menerima data, switch akan mencatat MAC address pengirim dan mempelajari data ini akan dikirim kemana.
  • Menyaring/ Meneruskan Data Frame; switch ini juga dapat menyaring dan meneruskan paket data ke alamat yang dituju, memilih MAC address dan port yang mana. Sehingga switch dapat memproses pengiriman data kemungkinan terjadinya tabrakan semakin minim.
  • Looping Avoidance; switch mampu mencegah terjadinya looping, looping ini terjadi ketika data yang diterima tidak tahu harus dikirim kemana. Data yang diterima akan diteruskan ke alamat tujuan dengan cara memblok salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.

Jenis-Jenis Switch

Seperti pengertian switch sebelumnya, switch ini memiliki beberapa jenis yang dibagi menurut kategorinya.

Secara umum switch ini dibagi jadi dua jenis yakni menurut OSI (Open System Interconnection) yang mana ada dua switch layer 2 dan layer 3.

  • Switch Layer 2 : switch yang operasi data link layer terdapat pada lapisan model OSI. Switch dapat meneruskan paket data dengan melihat MAC address tujuan, switch serta bisa menjadi fungsi bridge antar segmen-segmen LAN (Local Area Network), walaupun switch mengirimkan paket-paket data dengan cara melihat alamat yang akan ditujukan tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
  • Switch Layer 3 : switch yang terletak di network layer yang berada di lapisan model OSI. Switch ini mampu meneruskan paket data memakai IP address. Switch layer 3 juga disebut sebagai switch routing maupun switch multilayer.

Selain itu ada beberapa jenis atau tipe switch lainnya yakni :

ATM Switch

ATM (Asynchronous Transfer Mode) merupakan mode transfer yang yang dibuat dalam bentuk sel. Yang dimaksud dengan asinkronus adalah mengulang sel yang mengandung informasi dari user dengan tidak menggunakan periodik.

ISDN Switch

ISDN (Integrated Services Digital Network) Switch atau yang disebut juga Frame Relay Switch Over ISDN digunakan pada service provider yang bekerja mirip switch.

Namun tidak memiliki perbedaan pada interface yang digunakan dalam bentuk ISDN router atau ISDN card.

DSLAM Switch

Digital Subscriber Line Access Multiplexer yang digunakan pada line telepon untuk membuat koneksi internet lebih cepat.

Digital Subscriber Line Access Multiplexer ini merupakan perangkat jaringan yang biasanya digunakan pada bursa telepon dari penyedia layanan.

Pengguna Digital Subscriber Lines (DSLs) dengan kecepatan tinggi backbone internet line memakai multiplexing teknik. 

Dengan ditempatkannya DSLAMs pada lokasi terpencil dengan sentral telepon sehingga penyedia layanan DSL ke lokasi sebelumnya pada luar jangkauan efektif.

Ethernet Switch

Ethernet switch ini adalah perangkat interkoneksi LAN yang bekerja pada lapisan data-link atau lapisan kedua dari model OSI, switch ini pada dasarnya mirip seperti bridge.

Namun mendukung jumlah yang lebih besar dari segmen LAN tersambung yang memiliki manajemen yang lebih banyak.

LAN modern ini semakin mengalami pembaharuan, dengan melakukan instalasi switch ethernet dan bridge di tempat hub dan repeater. Logical partition ini merupakan lalu lintas ke jalur hanya beberapa segmen jaringan pada jalur antara sumber dan tujuan.

Hal ini akan membuat bandwidth berkurang agar tidak terbuang sia-sia yang merupakan hasil dari pengiriman paket ke bagian jaringan yang tidak perlu menerima data.

Adapun manfaat dari pengamanan yang ditingkatkan yang mana pengguna yang berkurang dapat tap-in ke data pengguna lain.

Manajemen yang lebih baik dan meminimalisir masalah jaringan. Dan juga kemampuan untuk melakukan operasi dalam beberapa link pada full duplex.

Kenapa Harus menggunakan Switch ?

Menggunakan switch memang lebih banyak digunakan daripada HUB. Ini dikarenakan switch lebih mudah digunakan daripada HUB. Switch memiliki kecepatan transfer yang sangat cepat dan juga dengan harga yang lebih murah daripada HUB. Switch memang sangat cocok untuk penggunaan untuk rumah atau sebuah usaha yang memiliki topologi internet yang lebih sederhana.

Switch mampu untuk mengenali topologi jaringan di banyak layer daripada menggunakan HUB. Oleh karena itu, paket data mampu hingga segera di tujuan. Pada dasarnya, Hub dan Switch memiliki manfaat yang sama. Akan tetapi, penggunaan Switch bakal lebih cepat daripada mengfungsikan Hub. Apalagi jikalau kami miliki jaringan yang amat besar.

Apa saja point-point penting mengapa harus menggunakan Switch?

 Switch menggunakan sistem seleksi untuk semua perangkat

Switch dapat menyeleksi perangkat yang terhubung kepada Switch, baik itu perangkat seperti komputer atau bahkan pada switch yang lain. Jadi, Switch ini sanggup menentukan perangkat mana yang sanggup mengakses bersama dengan Switch lewat MAC Address.

Transfer data yang cepat

Switch memiliki kecepatan transfer data yang cepat. Selain itu switch juga dapat menyeleksi perangkat yang akan mengirim atau menerima sinyal. Hal ini dikarenakan switch akan langsung mengirim alamat yang akan dikirimkan secara langsung.

Sistem pengaturan yang dapat dimodifikasi

Sistem pengaturan dari switch ini tidak bisa hanya plug and play. Namun, disinilah mengapa Anda yang ingin menggunakan switch untuk topologi jaringan yang Anda miliki mungkin pada perusahaan Anda, akan sangat tepat jika menggunakan switch.

Anda bisa  mengatur, seperti memblokir dan mengijinkan perangkat mana yang boleh tersambung ke Switch.  

Sistem keamanan yang unggul

Mengapa Anda harus menggunakan switch? Terutama bagi Anda yang ingin menggunakannya pada perusahaan Anda? karena memang switch memiliki sistem keamanan yang sangat baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada perusahaan Anda.

Anda belum tentu bakal mendapatkan data yang utuh waktu menerima data lewat Switch. Bukan gara-gara Switch tidak mampu menerima atau mengirim data secara utuh, hal ini disebabkan Switch bakal selalu memeriksa setiap data yang dikirim untuk meyakinkan setiap data yang dikirim aman.

Cara Kerja Switch

Setelah perangkat terhubung ke switch, switch mencatat alamat media access control (MAC) nya, sebuah kode yang dimasukkan ke dalam network interface card (NIC) perangkat yang terpasang ke kabel ethernet yang terpasang ke switch. Switch menggunakan alamat MAC untuk mengidentifikasi paket keluar perangkat mana yang dikirim dari dan ke mana harus mengirimkan paket masuk.

Jadi alamat MAC mengidentifikasi perangkat fisik sebagai lawan dari alamat IP layer jaringan (Layer 3), yang dapat ditetapkan secara dinamis ke perangkat dan berubah seiring waktu.

Ketika sebuah perangkat mengirim paket ke perangkat lain, ia memasuki switch dan switch membaca headernya untuk menentukan apa yang harus dilakukan dengannya. Ini cocok dengan alamat tujuan atau alamat dan mengirimkan paket keluar melalui port yang sesuai yang mengarah ke perangkat tujuan.

Untuk mengurangi kemungkinan tabrakan antara lalu lintas jaringan yang pergi ke dan dari switch dan perangkat yang terhubung pada saat yang sama, sebagian besar switch menawarkan fungsionalitas dupleks penuh di mana paket yang datang dari dan pergi ke perangkat memiliki akses ke bandwidth penuh dari switch. koneksi. (Bayangkan dua orang berbicara di telepon seluler sebagai lawan dari walkie-talkie).

Meskipun benar bahwa switch beroperasi pada Layer 2, switch juga dapat beroperasi pada Layer 3, yang diperlukan bagi switch tersebut untuk mendukung LAN virtual (VLAN), segmen jaringan logis yang dapat menjangkau subnet. Agar lalu lintas dapat berpindah dari satu subnet ke subnet lainnya, ia harus melewati antar switch, dan ini difasilitasi oleh kemampuan router  yang dibangun ke dalam switch.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup