Panduan Upgrade Infrastruktur Jaringan

upgrade infrastruktur IT

Awal tahun waktu yang cocok untuk melihat kembali planning yang dibuat di tahun lalu untuk diterapkan di tahun ini. Apakah upgrade infrastruktur IT Anda ada di daftar rencana? Jika ya, maka artikel Panduan Upgrade Infrastruktur Jaringan ini dibuat untuk Anda.

Sebelum eksekusi pengadaan perangkat, ada baiknya melihat tanda-tanda infrastruktur jaringan Anda memang sudah layak untuk di upgrade. Apa saja tanda-tandanya?

  1.     Karyawan di perusahaan mu membutuhkan waktu yang lama ketika menjalankan sebuah pekerjaan.

Sistem kerja modern mengharapkan lingkungan kerja yang bisa di akses dari mana saja, tetapi solusi mobile dan aplikasi bisnis berbasis cloud dapat membanjiri resource infrastruktur lama. Upgrade infrastruktur ke jaringan modern dapat membuat perbedaan drastis pada produktivitas karyawan.

  1.     Jaringanmu lebih lambat 11x lipat dibanding kondisi seharusnya.

Infrastruktur lama tidak dibangun untuk mendukung tuntutan teknologi saat ini. Infrastruktur kabel dan nirkabel modern memungkinkan Anda untuk bekerja di mana saja dengan kecepatan tertinggi. Misalnya sekarang ada access point yang dapat memberikan kecepatan hingga 6,9 Gbps secara teoritis. Itu 11,5 kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Dan dengan teknologi Multigigabit misalnya, Anda bisa mendapatkan kecepatan melebihi 1 Gbps pada kabel Cat5e yang ada.

  1.     IT manager Anda menghabiskan banyak waktu untuk mengelola dan troubleshoot jaringan Anda.

Menjalankan teknologi baru menambah beban pada infrastruktur lama yang kemudian membutuhkan lebih banyak perhatian. Bisnis Anda tidak dapat berkembang, apalagi berinovasi, jika IT manajer Anda terpaksa menghabiskan sebagian besar waktu dan sumber dayanya untuk mengelola dan melakukan troubleshoot masalah jaringan.

  1.     Anda mengalami “menurut saya keamanannya sudah bagus kok”.

Ancaman terhadap jaringan akan semakin canggih daripada sebelumnya. Semakin tua infrastruktur Anda, semakin rentan pula terjadi hal yang tidak diinginkan.

Apakah ke-4 tanda tersebut sudah dialami? Jika ya, maka ini waktu yang tepat untuk upgrade infrastruktur jaringan. Namun, sebelum memutuskan untuk meng upgrade nya ada beberapa pertimbangan yang harus Anda ketahui agar anggaran untuk upgrade ini tidak sia-sia.

  1.     Menyediakan Ruang untuk Berkembang

Peningkatan Infrastruktur yang sukses tidak hanya berfokus pada saat ini. Strategi terbaik untuk investasi dalam infrastruktur jaringan adalah dengan mengasumsikannya akan digunakan selama 4-5 tahun kedepan. Jadi jika Anda tidak membeli peralatan yang dirancang untuk menangani pertumbuhan bisnis dalam beberapa tahun kedepan, semua itu hanya akan mengarah kepada pembelian yang tidak perlu di satu atau dua tahun kedepan. Pengeluaran ekstra di awal dapat mencegah pengeluaran yang jauh lebih tinggi di kemudian hari.

  1.     Membuat Network Map

Network map yang baik dengan catatan inventaris yang lengkap adalah persyaratan utama sebelum memutuskan upgrade jaringan infra. simplenya Anda nggak akan bisa membuat gambaran untuk masa depan kalau Anda nggak punya gambaran tentang jaringan Anda saat ini. Jadi sebelum melakukan hal lain, pastikan seluruh jaringan Anda terdokumentasi dengan baik dan mencakup semua perubahan yang telah dibuat baru-baru ini.

  1.     Membuat Perencanaan Pemecahan Subnet

Tidak ada alasan untuk mengkonfigurasi seluruh jaringan Anda sebagai satu network raksasa. Memecahkan jaringan ke dalam beberapa grup akses dapat memecahkan beberapa masalah sekaligus:

  1. Akses pengguna dapat dikontrol dengan cara memindahkan critical system ke subnetwork mereka sendiri dengan konfigurasi keamanan yang lebih tinggi.
  2. Anda dapat melakukan optimalisasi jaringan secara manual. Dengan cara menetapkan pengguna dengan subnet yang berbeda, akan melewati router dan server yang berbeda dalam rangka meratakan beban traffic untuk setiap perangkat.
  3. Sangat mudah untuk membuat jaringan khusus tamu hanya untuk penjelajahan web biasa, seperti saat client berkunjung. Yang membuat mereka terblokir dari jaringan bisnis utama Anda.

Masih banyak lagi masalah-masalah yang bisa diselesaikan dengan pemecahan subnet. Oleh karena itu perencanaan pemecahan subnet merupakan salah satu poin terpenting ketika Anda ingin melakukan upgrade infrastruktur jaringan.

  1.     Melakukan Identifikasi Bottleneck

Beberapa area dengan penggunaan tinggi adalah salah satu masalah terbesar ketika proses pemeliharaan jaringan, terutama pada jaringan berbasis Wi-Fi. Sebaiknya segera cek log server Anda dan lihat apakah beban kerja terbagi dengan baik di setiap perangkat. Jika Anda menemukan beberapa titik menerima beban traffic berkali lipat lebih besar dibanding titik lain, maka hal ini merupakan lampu hijau untuk segera melakukan optimalisasi perangkat jaringan Anda. Anda bisa menghubungi partner jaringan yang handal untuk membuat heatmap yang memberikan panduan dimana access point harus ditempatkan.

  1.     Membuat Policy untuk Device Pribadi Karyawan

Jika karyawan di perusahaan Anda terbiasa membawa perangkat seluler mereka sendiri ke tempat kerja, ini tentu bisa menjadi keuntungan besar bagi produktivitas. Namun, hal ini menciptakan tiga masalah utama yang perlu dipertimbangkan saat ingin menerapkan BYOD (Bring Your Own Device).

  •         Dengan perangkat yang lebih banyak pastinya kebutuhan bandwidth juga meningkat.
  •         Karyawan akan membutuhkan ruang penyimpanan berbasis cloud yang disetujui oleh perusahaan.
  •         Pengaturan akses dan keamanan harus distandarisasikan di seluruh operasi.

Nah itu tadi beberapa poin penting ketika Anda ingin melakukan upgrade infrastruktur jaringan. Jika masih kesulitan, Anda dapat menggunakan jasa konsultan IT dan manage service untuk mendapatkan performa yang optimal. Hubungi kami disini ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup