OEM vs TPM (Third Party Maintenance)

OEM vs TPM

OEM Support VS Third Party Maintenance di Tengah Pandemi Covid-19, Mana yang Lebih Baik?

Persaingan OEM vs TPM dan Banyak perusahaan di dunia tak terkecuali di Indonesia terdampak oleh pandemi Covid-19, menurunnya pendapatan memaksa mereka melakukan cost saving agar tetap bertahan. Apakah perusahaan kamu menjadi salah satu yang terkena dampaknya? Agar tetap bertahan ada beberapa cara yang diterapkan perusahaan. Mulai dari pemangkasan karyawan sampai dengan pengurangan budget operasional, tak terkecuali budget operasional IT.

Persaingan OEM support dan Third Party Maintenance menjadi semakin menarik selama pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Ap aitu OEM? OEM (Original Equipment Manufacture) adalah service maintenance yang diprovide langsung oleh principal untuk me-maintain perangkat IT-mu. Sedangkan TPM (Third Party Maintenance) adalah service maintenance yang diprovide oleh pihak ketiga, alias tidak langsung oleh principal. Perbedaan antara OEM dan TPM lebih detail bisa kamu baca disini ya. OEM support memang memberikan service after sales yang eksklusif, mulai dari jaminan update firmware, expertise technical support dan jaminan masa pakai perangkat. Namun, harga yang harus dibayar juga tidak murah.

Third Party Maintenance bisa menjadi alternatif pilihan selama masa pandemi Covid-19, biaya yang murah dan fleksibilitas layanan menjadi keunggulan dari Third Party Maintenance. Selain itu, karena sifatnya yang fleksibel Third Party Maintenance dapat menambah masa pakai perangkat yang sudah tidak dicover OEM vs TPM, sehingga dapat mengurangi cost penggantian perangkat.

Kesimpulannya, Third Party Maintenance dapat memberikan layanan yang tidak bisa OEM support berikan, dan biayanya yang murah membuatnya menjadi alternatif pilihan disaat maraknya pengurangan budget operasional oleh perusahaan-perusahaan. Tertarik dengan produk TPM (Third Party Maintenance) Netdata? Kamu bisa hubungi langsung disini ya.

Loading

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup