Mengenal Topologi Jaringan Komputer, Fungsi dan Jenisnya

Topologi Jaringan Komputer

Kita mungkin belajar jaringan komputer adalah hal yang sangat perlu bahkan di beberapa mata pelajaran sekolah pun juga tak jarang pelajaran tentang jaringan komputer ada. Salah satunya adalah dalam pembahasan tentang topologi jaringan komputer.  Mungkin saja di jaman saat itu Anda merasa bingung tentang topologi itu sebenarnya apa? Mengapa sebuah komputer harus dihubungkan antara satu dengan yang lainnya harus ada bentuknya?

Jadi, di sini kita akan membahas itu semua. Topologi jaringan komputer perlu sekali untuk Anda ketahui fungsi dan juga jenisnya masing-masing agar Anda paham jika ingin mengatur sebuah jaringan menggunakan yang mana yang sekiranya cocok.

Mengenal Topologi Jaringan Komputer

Jika Anda masih bingung dengan topologi jaringan komputer, sebenarnya ini pengaturan dimana sistem komputer atau perangkat jaringan terhubung satu sama lain. Topologi dapat menentukan aspek fisik dan logis dari jaringan. Topologi logis dan fisik bisa sama atau berbeda dalam jaringan yang sama.

Berbicara tentang topologi jaringan kompouter, sekarang ini terdapat dua pendekatan yang menjelaskannya, yaitu topologi jaringan fisik dan topologi jaringan logis.

Topologi jaringan fisik, seperti namanya, mengacu pada koneksi fisik dan interkoneksi antara node dan kabel jaringan, kabel, dan sebagainya. Sedangkan untuk topologi jaringan logis sedikit lebih abstrak dan strategis, mengacu pada pemahaman konseptual tentang bagaimana dan mengapa jaringan diatur seperti itu, dan bagaimana data bergerak melewatinya. Itu semua masing-masing disesuaikan juga dengan fungsi dari topologi jaringan komputernya.

Fungsi Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan yang seperti itu memang menjadi sebuah kunci di mana saat Anda ingin mendistribusikan sebuah data, sebenarnya kurang lebih jika ada pertanyaan tentang “kenapa harus kabel antara satu komputer dengan komputer lainnya harus di atur”, jawabannya tentu saja topologi jaringan komputer yang beragam ini karena adanya kepentingan tentang bagaimana mengatur kecepatan pengiriman dan pembagian data yang sangat efisien.

Ada lagi fungsi dari topologi jaringan sebenarnya tidak berbicara tentang efisiensi saja, akan tetapi juga bisa dibicarakan dalam segi biaya operasional dan juga pemeliharaannya.

Memilih topologi yang tepat untuk model operasional perusahaan Anda dapat meningkatkan kinerja sekaligus mempermudah menemukan kesalahan, memecahkan masalah kesalahan, dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif di seluruh jaringan untuk memastikan kesehatan jaringan yang optimal. 

Topologi jaringan yang disederhanakan dan dikelola dengan baik dapat meningkatkan efisiensi energi dan data, yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan.

Jenis Topologi Jaringan Komputer

Jadi, sebenarnya memang menjadi hal yang penting bukan bagaimana Anda harus memahami tentang topologi jaringan komputer jika ingin membangun sebuah jaringan komputer misalnya di kantor ataupun di instansi yang lain? Jika melihat dari penjelasan di atas, pasti Anda paham jika topologi jaringan komputer ini ada banyak jenisnya.

Itu memang benar, untuk topologi jaringan komputer ada setidaknya 6 jenis yang merupakan topologi jaringan yang umum digunakan. Apa saja itu? Mari kita simak penjelasan masing-masing di bawah ini!

Topologi Bus

topologi bus

Pertama adalah topologi bus yang sangat umum jenisnya dan menjadi salah satu jenis topologi jaringan komputer yang sering sekali digunakan. 

Dalam kasus topologi bus, semua perangkat berbagi jalur komunikasi atau kabel tunggal. Topologi bus mungkin memiliki masalah saat beberapa host mengirimkan data pada saat yang bersamaan. Oleh karena itu, topologi Bus menggunakan teknologi CSMA/CD atau mengenali satu host sebagai Bus Master untuk mengatasi masalah tersebut. 

Itu adalah salah satu bentuk jaringan sederhana di mana kegagalan suatu perangkat tidak memengaruhi perangkat lain. Tetapi kegagalan jalur komunikasi secara bersamaan dapat membuat semua perangkat lain berhenti berfungsi.

Maka dari itu, kedua ujung saluran bersama memiliki garis terminator. Data dikirim hanya dalam satu arah dan segera setelah mencapai ujung yang ekstrim, terminator menghapus data dari garis.

Topologi Ring

topologi ring

Topologi jaringan yang juga umum digunakan selanjutnya adalah topologi ring. Pada topologi ini, setiap mesin host terhubung tepat ke dua mesin lain, menciptakan struktur jaringan melingkar. Ketika satu host mencoba untuk berkomunikasi atau mengirim pesan ke host yang tidak berdekatan dengannya, data berjalan melalui semua host perantara. Untuk menyambungkan satu host lagi dalam struktur yang ada, administrator mungkin hanya memerlukan satu kabel tambahan.

Dan pada akhirnya yang menjadi masalah adalah bisa jadi fatal. Kegagalan dari setiap host mengakibatkan kegagalan seluruh ring. Dengan demikian, setiap koneksi di dalam ring adalah titik kegagalan. Ada metode yang menggunakan satu cincin cadangan lagi untuk bisa membackup kejadian tersebut.

Topologi Mesh

topologi mesh

Ketika ingin mencari topologi yang lebih advance lagi daripada ring, menggunakan topologi mesh menjadi pilihan yang menarik. Jadi, pada topologi mesh ini host terhubung ke satu atau beberapa host. Topologi ini memiliki host yang terhubung point-to-point dengan setiap host lain atau mungkin juga memiliki host yang terhubung point-to-point ke beberapa host saja.

Akan tetapi, topologi mesh ini bisa dibagi menjadi dua bagian lagi menurut jaringan yang terhubung dengan host, yaitu:

  • Full Mesh: Semua host memiliki koneksi point-to-point ke setiap host lain di jaringan. Jadi untuk setiap host baru diperlukan n(n-1)/2 koneksi. Ini memberikan struktur jaringan yang paling andal di antara semua topologi jaringan.
  • Partially Mesh: Tidak semua host memiliki koneksi point-to-point ke setiap host lainnya. Host terhubung satu sama lain dengan cara yang bisa dibilang seenaknya saja. Topologi ini ada di mana kita perlu memberikan keandalan ke beberapa host dari semuanya.

Topologi Tree

topologi tree

Pernah melihat jaringan komputer yang ada pada sebuah ruangan di dalam instansi atau setidaknya di dalam lab komputer? Maka yang paling umum digunakan adalah topologi tree. Asalkan Anda tahu, jika topologi ini meniru sebagai topologi star yang diperluas dan mewarisi sifat topologi bus.

Topologi ini membagi jaringan menjadi beberapa level atau lapisan jaringan. Terutama di LAN, jaringan dibagi menjadi tiga jenis perangkat jaringan. Yang paling bawah adalah lapisan akses tempat komputer terpasang. Lapisan tengah dikenal sebagai lapisan distribusi, yang berfungsi sebagai mediator antara lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan tertinggi dikenal sebagai lapisan inti, dan merupakan titik pusat jaringan, yaitu akar pohon tempat semua simpul bercabang.

Pada topologi yang menjadi sebuah bentuk hirarki ini pada setiap koneksi berfungsi sebagai titik kegagalan, kegagalan yang membagi jaringan menjadi segmen yang tidak dapat dijangkau.

Topologi Star

topologi star

Tadi di penjelasan topologi tree disebutkan ada topologi star. Ya, itu memang benar jika topologi ini adalah perkembangan pada topologi tree jika Anda melihat susunannya seperti di bawah ini:

Semua host di topologi Star terhubung ke perangkat pusat, yang dikenal sebagai perangkat hub, menggunakan koneksi point-to-point. Artinya, terdapat koneksi titik ke titik antara host dan hub. Perangkat hub dapat berupa salah satu dari berikut ini:

  • Perangkat layer-1 seperti hub atau repeater
  • Perangkat layer-2 seperti switch atau bridge
  • Perangkat layer-3 seperti router atau gateway

Yang ada pada topologi jaringan ini adalah hub bertindak sebagai satu titik kegagalan. Jika hub gagal, konektivitas semua host ke semua host lainnya gagal. Setiap komunikasi antar host, berlangsung melalui hanya pada hub.

Topologi Hybrid

topologi hybrid

Terakhir adalah topologi hybrid, seperti namanya saja, ini adalah gabungan antara satu topologi dengan topologi jenis yang lainnya.

Topologi gabungan dapat berisi atribut dari topologi Star, Ring, Bus, dan yang lainnya. Sebagian besar WAN terhubung melalui topologi Dual-Ring dan jaringan yang terhubung dengannya sebagian besar adalah jaringan topologi Star. Internet adalah contoh terbaik dari topologi Hybrid terbesar.

Kesimpulan

Mengenal topologi jaringan memang sangat penting bagi sebuah hal yang berkaitan dengan jaringan komputer. Memilih mana yang lebih tepat, mana yang lebih hemat dalam segi pembiayaan dan juga maintenance adalah fungsi yang paling penting mengenal topologi jaringan komputer.

Loading

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup