SD-WAN Memiliki 3 Tipe Arsitektur

SD-WAN
  1. On premise only

Yang pertama adalah on premise only, artinya, SD-WAN Box (router) diinstall di tiap site, hanya menghubungkan antar site, tidak ada koneksi ke cloud gateway.

  1. Cloud enabled

Cloud enabled artinya, SD WAN Box di tiap site konek ke cloud gateway, misal kamu punya aplikasi di cloud, maka akses ke aplikasi tersebut melalui cloud gateway (virtual) yang konek langsung ke cloud provider (contohnya: AWS, GCP, Azure dll).

  1. Cloud enabled plus backbone

Plus backbone disini artinya SD WAN Box yang diinstall di site konek ke SD-WAN Box provider yang merupakan bagian dari backbone provider, sehingga koneksinya private. Untuk akses ke aplikasi di cloud-nya melalui backbone provider yang konek langsung ke cloud provider.

Jika Anda memikirkan apakah SD-WAN akan meningkatkan Jaringan Area Luas perusahaan Anda, saya telah belajar bahwa penting untuk terlebih dahulu memahami arsitektur SD-WAN yang berbeda.

Sebagai ISP bisnis lama dan pialang cloud, saya memiliki tempat duduk terbaik di rumah untuk menyaksikan kegilaan SD-WAN terbang. Saat lusinan penawaran produk SD WAN bermunculan, saya memiliki pekerjaan yang membuat iri untuk memahami semuanya.

Dalam pengamatan saya, ada 3 kelompok utama arsitektur SD WAN, yang masing-masing menguntungkan jenis perusahaan tertentu. Arsitektur mana yang “terbaik” bergantung pada aplikasi yang diakses perusahaan Anda melalui WAN.

Manfaat:

  1. Lalu lintas WAN terutama menunggangi tulang punggung pribadi, meningkatkan kinerja semua aplikasi jaringan, terutama aplikasi waktu nyata.
  2. Cloud gateway, meningkatkan kinerja aplikasi cloud.
  3. Cloud gateway, meningkatkan keandalan aplikasi cloud.
  4. Penyeimbangan beban multi-sirkuit / ISP.
  5. Pembentukan lalu lintas waktu nyata, meningkatkan kinerja semua aplikasi WAN.
  6. Meningkatkan DR dengan memiliki cadangan konektivitas yang lebih baik.

Saat ini tidak banyak vendor yang menawarkan arsitektur ini.

Tetapi dengan banyak ISP yang menambahkan layanan SD-WAN ke portofolio produk mereka, (karena ISP sudah memiliki infrastruktur tulang punggung), masuk akal jika beberapa ISP pada akhirnya akan menambahkan opsi ini ke penawaran SD-WAN mereka.

Kedengarannya sangat sederhana, bukan? Yah… agak. Tentu saja, dalam masing-masing dari 3 arsitektur ini ada beberapa variabel lagi, tetapi saya pikir ini memberi Anda awal yang kuat untuk mengevaluasi dan merancang solusi SD-WAN secara akurat untuk perusahaan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup