Mau Tau Perkembangan Cloud Computing di Indonesia?

Cloud Computing

Sekarang ini, sudah banyak sekali teknologi yang lebih berkembang daripada sebelumnya. Contoh saja untuk penyimpanan data-data entah itu dokumen, video, atau musik di komputer atau handphone Anda. Jika dulu penyimpanan data masih menggunakan floppy disk atau disket yang harganya mahal dan juga kapasitas penyimpanan yang sedikit, sekarang ini menyimpan data akan jauh lebih aman dengan teknologi cloud computing

Sebelum Mengetahui Perkembangan Cloud Computing, Mari Ketahui Dahulu Perkembangan Penyimpanan Data

Perkembangan penyimpanan data adalah salah satu bagian dari evolusi personal computer yang juga didorong oleh tuntutan dan kebutuhan bisnis seiring dengan perkembangan teknologi. Semakin modern penyimpanan data semakin canggih. Berikut ini adalah beberapa perkembangan teknologi penyimpanan data dari masa kemasa hingga Cloud Computing.

Punch Card (1890)

Punch card sendiri merupakan media penyimpanan data mekanis mechanical data-storage pertam yang dapat menampung 80 karakter.

Kartu punch ini digunakan untuk memprogram perangkat mekanis seperti misalnya piano dan juga alat tenun. Kartu punch ini digunakan juga untuk pemrograman komputer sampai tahun 1980.

Magnetic Drum (1932)

Magnetic drum pertama, dapat menampung 82 KB, sekitar 5 dokumen ekstensi .doc standar. Memory drum awalnya ditemukan oleh Gustav Tauschek di tahun 1932. Namun setelah itu tidak lagi digunakan akhirnya angkatan laut Amerika Serikat yang mengembangkan codebreakers ini pada Perang Dunia 2.

Pada memory drum, satu drum berukuran16 inch dan menampung 40 trek yang berputar pada kecepatan 12.5000 putaran permenit.

Engineering Research Associates atau ERA sedang mengembangkan proyek Atlas mereka. Memory Drum ini terdiri dari silinder logam panjang yang juga dilapisi oleh bahan magnetik, yang deretan kepala baca tulis terletak di poros drum.

Williams-Kilburn Tube (1947)

Williams-Kilburn Tube adalah bentuk pertama dari RAM atau random access memory. Tabung pertama menampung 1024 bit, atau 128 byte, yang dapat memuat sekitar 128 karakter. Yang mana setidaknya membutuhkan 72 dari mereka yang menyimpan satu file gambar JPG. (1/27 dari 1 file jpeg)

Tabung Williams-Kilburn ditemukan pada tahun 1947, yang sudah menampilkan data secara elektronik untuk pertama kalinya.

Perangkat ini memiliki ukuran panjang 16 inchi, lebar 6 inchi, dan juga penyimpanan data dengan menampilkan kisi titik pada tabung sinar katoda, dan mengirimkan muatan statis melalui tabung. Meskipun teknologinya revolusioner, penggunaannya tidak berumur panjang, dikarenakan teknologi unggul dikembangkan segera setelahnya.

Magnetic Tape Drive (1951)

Magnetic tape drive ini merupakan gulungan pita sepanjang 1200 kaki yang bisa menampung data seukuran 230 kb. Jika dianalogikan saat ini dapat menampung 10 PDF atau 23 file .doc yang diformat. 

Magnetic Core (1951)

Merupakan standar baru dan pembaharuan dari magnetic tape drive. Core memory pertama yang digunakan di komputer disimpan kurang lebih 2KB, kira-kira seukuran dari file gambar PNG kecil atau 2000 karakter teks.

Hard Disk Drive (1956)

Hardisk drive pertama kali di ciptakan pada tahun 1959 yang pertama kali hanya dapat menampung 3,75 MB memiliki ruang penyimpanan untuk file mp3, 45 detik video beresolusi rendah, atau juga 5 juta karakter teks.

Fungsi HardDisk Drive

Fungsi dari HDD ini adalah untuk penyimpanan data digital. HDD Ini dapat menyimpan berbagai data di dalam komputer seperti dokumen, gambar, video, musik, program, dan juga sistem operasi komputer.

Kerusakaan hardisk dapat terjadi dan berdampak dari hilangnya data secara permanen. Hal ini juga merupakan alasan kenapa sebagian besar orang atau perusahaan pasti memiliki HDD tambahan atau cadangan. Merekae dapat menyimpan data dan menyalin semua file penting emreka ke media tersebut.

Kecepatan pada HardDisk Drive

Kecepatan pada HDD sendiri bervariasi mulai dari 5.400 RPM dan 7.200 RPM, 10.000 RPM dan hingga dengan 15.000 RPM. 

Adapun fungsi dari kecepatan membaca data di HDD yakni seperti saat menghidupkan komputer, membuka file, dan membuka program. Cakram HDD akan berputar untuk membaca file, yang semakin cepat cakram berputar maka akan semakin cepat mengeksekusi perintah.

Perbedaan HardDisk Internal dan Eksternal

Adapun perbedaan hardisk internal dengan hardisk eksternal berikut ini:

  • HDD internal memiliki kecepatan yang tinggi.
  • Data dan program akan dapat langsung tersimpan di komputer.
  • Sebagai tempat penyimpanan sistem operasi dan program-program.
  • Harddisk internal yang harus dipasang ke dalam komputer supaya dapat berfungsi.

Floppy Disk (1967)

Floppy disk 8 inchi pertama yang dikembangkan yang memiliki kapasitas 80Kb, cukup untuk menampung 8 file .doc yang diformat.

Floppy disk dikembangkan di laboratorium IBM San Jose pada tahun 1967. Awalnya, floppy disk adalah disk magnetik, maka disebut “flop”. Kemudian, amplop plastik ditambahkan untuk melindungi berasal dari kotoran dan goresan dan beraneka ukuran disk muncul. Pada tahun 1978, lebih berasal dari 10 produsen memproduksi floppy drive 5¼ inci, tapi Anda barangkali ingat disk 3½ inci yang terbaik. 

Pada pertengahan 70-an, floppy disk adalah wujud penyimpanan knowledge portabel yang paling banyak digunakan. Floppy disk miliki pemakaian yang terbatas selagi ini, tapi secara mengejutkan tetap digunakan di pangkalan nuklir AS.

Fungsi Floppy Disk

Fungsi floppy disk sendiri mirip seperti CD atau DVD Rom yakni sebagai media pembaca sebuah perangkat penyimpanan yang datanya dapat dibuat dalam bentuk disk, namun media yang dipakai untuk penyimpanannya adalah Floppy Disk.

Penyimpanan data memiliki memory hanya mencapai 1.44 Mb saja. Namun data yang disimpan juga dapat diakses ke komputer lain yang bertujuan untuk mengangkut data kedalam floppy disk untuk dapat di akses.

Cara Kerja Floppy Disk

Cara kerja floppy disk adalah disket yang dimasukkan kedalam Floppy Disk drive, yakni alat untuk menahan, memutar, membaca, dan menulis ke disket tersebut. Yang berarti penyiompanan sekunder diubah kedalam bentuk sinyal elektronik dan salinan data tersebut yang dikirim kepada memori komputer atau RAM.

Kekurangan Floppy Drive

Floppy disk apabila kemasukan debu atau kotoran dapat mengganggu fungsionalitas dan fungsinya. Sehingga dapat menunjukan gejala drive tidak bisa di baca.

Compact Disk (1982)

Penyimpanan optik pertama yang berbentuk portable. CD sendiri memiliki kapasitas penyimpanan 700 Mb yang dapat menampung hingga 70.000 file .doc yang diformat, 140 menit video resolusi rendah.

Compact Disc dikembangkan terhadap tahun 1982 oleh Sony dan Phillips. Meskipun CD hanya berdiameter 12 sentimeter, kala pertama kali diperkenalkan, CD bisa menampung lebih banyak information daripada hard drive pc pribadi. Drive CD membaca information yang disimpan terhadap disk dengan menyorotkan cahaya laser terlalu fokus terhadap permukaan disk. 

CD merevolusi industri musik terhadap 1980-an, pada akhirnya menukar piringan hitam dan kaset. Penjualan CD telah dikalahkan oleh musik digital di dalam sebagian tahun terakhir, tetapi tetap terjual puluhan juta tiap tiap tahun.

Fungsi Compact Disk

Fungsi utama CD adalah sebagai tempat penyimpanan data baik itu data audio, video, dan jenis file lainnya. 

Cara Kerja Compact Diska

Cara kerja CD dapat dipahami dengan memanfaatkan laser lens yang berfungsi yang mengeluarkan laser ke kepingan CD. Pada saat laser mengenai tonjolan kemudian sinar akan memantulkan menuju optical pickup.

Pantulan sinar inilah yang nantinya membawa dampak kepingan CD bisa terbaca yang mana cara membacanya yakni membaca tiap-tiap bitnya. Sinyal bit berikut kemudian dapat diolah jadi data analog yang kemudian diantarkan menuju signal amplifier untuk seterusnya dapat diolah komputer.

Setelah itu, pc terasa lakukan identifikasi pengenalan terhadap data analog yang kemudian dapat memunculkannya ke layar monitor. Kesimpulannya, sistem atau cara kerja CD perlu melalui beraneka tahapan supaya nanti datanya dimunculkan di layar komputer. 

Zip Drive (1994)

Zip drive atau The Home of floppy disk, zip drive pertama mampu menampung 100 menit audio MP3 yang sama dengan 1/7 CD atau sama dengan 20 menit video resolusi. 

Zip drive asli merupakan sistem penyimpanan data jenis floppy disk yang berkapasitas sedang hingga tinggi, yang juga diperkenalkan oleh tahung 1994 oleh Iomega. Yang mana diluncurkan dengan kapasitas 100 MB, namun versi yang lebih baru yang meningkatkan kapasitas mulai dari 250 MB menjadi 750 MB. Namun tahukah Anda bahwa hingga saat ini masih menggunakan zip drive ini.

Jenis-jenis Zip Drive

Jenis zip drive terdiri dari beberapa antarmuka antara lain:

  • USB 1.1
  • USB 2.0
  • IEEE 1284 (Parallel Port) dengan koneksi Printer.
  • IEEE 1394 Firewire
  • SCSI (external dan versi Plus terbatas untuk ID 5 and 6)
  • ATAPI (USB Zip 250 mempunyai koneksi ATAPI eksternal yang jarang digunakan.)
  • IDE True ATA (ATA internal model awal, kebanyakan dijual untuk OEM.)

Cara Kerja Zip Drive

Zip drive ini dapat memproses50X/50X/50X atau baca/tulis/tulis ulang dengan kecepatan yang mirip dengan CD-ROM yang mana aritnya 1 X = 150KB/detik. Yang mana disk zip dengan ukuran 250 dan 750 MB proses baca tulis nya cuku pbaik namun tidak dengan disk zip dengan ukuran 100 MB dengan zip 100 MB maka pembacaan dapat dilakukan namun proses lainnya tidak.l

Digital Video Disk (1995)

DVD atau digital video disk ini memiliki kapasitas yang lebih besar ketimbang Compact disk dengan penyimpanan hingga 1,46 GB pada edisi pertama diciptakan. Namun ada beberapa pabrikan yang membuat cakram dua sisi dalam satu lapis yang mampu menampung hingga 9,4 GB.

Dvd melakukan penyimpanan data dengan menggunakan fungsi optik yang sama dengan CD namun dengan kemampuan yang di tingkatkan. Kali ini DVD dapat mengubah industri film, dengan menghapus eksistensi Video Home System (VHS). Namun begitu DVD juga sudah mulai di kalahkan dengan kemunculan nya disk Blu-ray.

SD Card (1999)

SD card merupakan tempat penyimpanan data yang jauh lebih kecil ukurannya serta memiliki mobilitas yang tinggi ketimbang CD ataupun DVD. SD card pertama mampu menampung hingga 64 MB yang brarti mampu menampung hingga 50 foto serta 13 menit video beresolusi rendah, namun seiring teknologi SD card berkembang saat ini mampu menampung hingga 1 Terabyte.

Standar secure digital merupakan pengembangan antara perusahaan SanDisk, Panasonic, dan Toshiba pada tahun 1999. 

Teknologi ini dibangun di atas iterasi sebelumnya, layaknya MultiMediaCard (MMC). Kartu SD memakai memori flash, yang menyimpan information dalam sel yang terbuat dari floating gate transistor. Ukuran kecil dan tipisnya kartu membuatnya ideal untuk fotografi digital dan videografi. Kemudian, kartu ukuran mini dan micro diluncurkan.

Jenis-Jenis Sd Card

Berikut ini adalah beberapa jenis SD card yang umum digunakan.

Memory Stick

Jenis ini adalah memory card keluaran Sony yang digunakan pada lini produknya seperti hanphone, camera DSLR, Dll.

Secure Digital Card (SD Card)

SD card ini memiliki bentuk mirip dengan MMC. SD card ini memiliki kecepatan transfer data yang cepat. Di SD card yang terdapat sebuah switch yang berguna supaya SD card menjadi write protected. Yang mana memori seperti banyak dipakai ke kamera, komputer, handphone.

Mini SD

Mini SD ini memiliki ukuran setengah dari SD card yang mana memasukkannya ke dalam SD card atau MMC dengan memakai adapter.

Micro SD atau TransFlash

Dibandingkan bersama dengan Mini SD ukuran berasal dari Micro SD cukup lebih kecil. Memori seperti ini sering dipakai untuk  handphone. Kapasitas penyimpanannya meraih 16 GB

XD Card

Adapun beberapa memori yang telah dikembangkan oleh Olympus dan Fuji yang dapat digunakan untuk berbagai alat dan produk kamera yang ia keluarkan.

Compact Flash Card

Compact flash card ini biasanya disebut dengan CF card yang merupakan sebuah kartu memori yang paling umum digunakan pada kamera digital. Memori ini memiliki chip controller yang mengatur kecepatan transfer data paling cepat. Yang memori jenis juga mampu menyimpan data lain seperti text. 

CF memory ini memiliki 2 ukuran yakni Compact flash Tipe I yang memiliki tebal 5mm dan Compact Flash tipe II yang memiliki tebalnya 3.3mm. Penyimpanannya yang paling besar yakni Compact Flash tipe II.

USB Flash Drive (1999)

Flash drive pertama di kembangkan memiliki 8MB, jadi satu atau dua eBook, 90 detik video resolusi rendah atau 800 file .doc. USB flash drive yang terbesar di dunia saat ini yang memiliki kapasitas 2 TB. 

M-Systems, merupakan perusahaan asal Israel yang mengembangkan USB Flash Drive di tahun 1999. Bahasa sehari-hari ini dikenal dengan thumb drive, jump drive, disk key, pen drive, disk on key, flash-drive, atau memory stick.

Mirip dengan SD card yang menggunakan memori flash dan juga terkenal akan penyimpanan portable karena kemudahan yang memudahkan ke port USB komputer untuk transfer data.

Fungsi Flash Disk Drive

Fungsi flash disk drive merupakan alat yang memiliki fungsi utama yakni sebagai penyimpanan data. Hampir semua data dapat disimpan kedalam flash drive ini meliputi foto, file office, master aplikasi, video, dan file-file lainnya.

Blue Ray Optical Disk (2003)

Blue ray optical disk merupakan disk definisi tinggi yang mendukung dan menyimpan 25 GB video full HD yakni sekitar 36 CD. Perusahaan Sony juga sudah menciptakan teknologi disk hingga 3,3 terabyte hari ini.

Nama ini berasal dari laser biru yang panjang gelombang yang relatif pendek yang mampu membaca kepadatan data yang lebih tinggi ketimbang laser merah pada DVD.

Cloud Computing (2006)

Cloud data storage merupakan tempat penyimpanan yang terletak di internet yang memiliki kapasitas penyimpanan Anda yang bergantung pada paket yang Anda bayar.

Semua proses penyimpanan data berbasis situs pertama adalah Layanan PersonaLink, diluncurkan oleh AT&T pada tahun 1994. Amazon Web Services meluncurkan AWS S3 pada tahun 2006, lebih dari satu memulai tren menuju penyimpanan data cloud besar-besaran. 

Dengan penyimpanan cloud, basis data jarak jauh digunakan untuk menyimpan informasi, yang bisa diakses kapan saja melalui akses internet. Seiring dengan peningkatan teknologi cloud, penyimpanan cloud bakal menjadi tambah tidak mahal.

Bahkan cloud computing bukan perkara penyimpanan data, ada banyak sekali kegunaan cloud computing yang perlu Anda ketahui. Dan sekarang ini, cloud computing memang menjadi hal yang harus Anda terapkan untuk sehari-hari. 

Jadi, sebenarnya apa itu cloud computing atau komputasi awan? Dan bagaimana cara menggunakannya agar berfungsi dengan baik? 

Cloud Computing

Untuk pertama kali, pahami terlebih dahulu tentang cloud computing. Apa itu cloud? Bentuk dari cloud itu seperti apa? Dimana cloud itu? apakah Anda tahu? Padahal bisa saja Anda sudah pernah menggunakannya.

Dalam istilah yang paling sederhana, komputasi awan berarti menyimpan dan mengakses data dan program melalui internet, bukan hard drive komputer Anda.

Pada akhirnya, “cloud” hanyalah metafora untuk internet. Ini kembali ke hari-hari diagram alur dan presentasi yang akan mewakili infrastruktur server-farm raksasa internet sebagai tidak lebih dari awan bengkak, menerima koneksi dan membagikan informasi saat mengapung.

Apa yang bukan tentang cloud computing adalah penyimpanan lokal Anda. Saat itulah Anda menyimpan data atau menjalankan program dari hard drive atau solid-state drive Anda. Semua yang Anda butuhkan secara fisik dekat dengan Anda, yang berarti mengakses data Anda dengan cepat dan mudah, untuk satu komputer itu, atau yang lain di jaringan lokal. 

Bekerja dari local drive Anda adalah bagaimana industri komputer berfungsi selama beberapa dekade; beberapa akan berpendapat itu masih lebih unggul dari cloud computing, untuk alasan yang akan saya jelaskan segera.

Sejarah Kehadiran Teknologi Cloud Computing

Pada tahap awal, cloud digunakan untuk mengekspresikan ruang kosong antara pengguna akhir dan penyedia. Pada tahun 1997, Profesor Ramnath Chellapa dari Emory University mendefinisikan komputasi awan sebagai “paradigma komputasi baru, di mana batas-batas komputasi akan ditentukan oleh alasan ekonomi, bukan batas teknis saja.” Deskripsi yang agak membingungkan ini benar dalam menggambarkan evolusi awan.

Cloud Computing mendapatkan popularitas karena perusahaan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang layanan dan kegunaannya. Pada tahun 1999, Salesforce menjadi contoh populer dalam menggunakan Cloud Computing dengan sukses. Mereka menggunakannya untuk memelopori ide penggunaan Internet untuk mengirimkan program perangkat lunak kepada pengguna akhir.

Program (atau aplikasi) dapat diakses dan diunduh oleh siapa saja yang memiliki akses Internet. Bisnis dapat membeli perangkat lunak sesuai permintaan, dengan cara yang hemat biaya, tanpa meninggalkan kantor.

Amazon & Google-Kelahiran Resmi Cloud Computing

Pada tahun 2002, Amazon memperkenalkan layanan ritel berbasis web. Ini adalah bisnis besar pertama yang berpikir untuk menggunakan hanya 10% dari kapasitas mereka (yang biasa pada saat itu) sebagai masalah yang harus dipecahkan. Model infrastruktur komputasi awan memberi mereka fleksibilitas untuk menggunakan kapasitas komputer mereka dengan lebih efisien. Segera setelah itu, organisasi besar lainnya mengikuti contoh mereka.

Pada tahun 2006, Amazon meluncurkan Amazon Web Services, yang menawarkan layanan online ke situs web lain, atau client. Salah satu situs Amazon Web Services, yang disebut Amazon Mechanical Turk, menyediakan berbagai layanan berbasis cloud termasuk penyimpanan, komputasi, dan “kecerdasan manusia.”

Pada tahun yang sama, Google meluncurkan layanan Google Documents. Google Docs awalnya didasarkan pada dua produk terpisah, Google Spreadsheets dan Writely. 

Google membeli Writely, yang menawarkan penyewa kemampuan untuk menyimpan dokumen, mengedit dokumen, dan mentransfernya ke sistem blogging. (Dokumen ini kompatibel dengan Microsoft Word.) Google Spreadsheets (diakuisisi dari 2Web Technologies, pada tahun 2005) adalah program berbasis Internet yang memungkinkan pengguna untuk mengembangkan, memperbarui, dan mengedit spreadsheet, dan berbagi data secara online.

Program berbasis Ajax digunakan, yang kompatibel dengan Microsoft Excel. Spreadsheet dapat disimpan dalam format HTML.

Pada tahun 2007, IBM, Google, dan beberapa universitas bergabung untuk mengembangkan server farm untuk proyek penelitian yang membutuhkan prosesor cepat dan kumpulan data besar. University of Washington adalah yang pertama mendaftar dan menggunakan sumber daya yang disediakan oleh IBM dan Google.

Jenis Layanan Cloud Computing

Layanan dari cloud terdiri dari beberapa jenis. Dan pastinya, untuk setiap jenis memiliki jenis layanan yang berbeda dan juga penggunaan yang berbeda. Untuk itu, ketahui setiap jenis layanan cloud computing terlebih dahulu sebelum Anda menggunakannya.

1. SaaS (Software as a Service)

SaaS adalah metode pengiriman software yang memungkinkan data diakses dari perangkat apa pun dengan koneksi internet dan browser web. Dalam model berbasis web ini, vendor dari software meng-host dan memelihara server, database, dan kode yang membentuk aplikasi.

Dan untuk alasan yang bagus. Aplikasi bisnis yang dikirimkan melalui browser web tidak memiliki instalasi yang menyakitkan atau kontrak yang ketat, dan dibayar untuk lembur, bukan sekaligus. Ini biasanya membuat sistem lebih fleksibel dan cukup terjangkau untuk anggaran apa pun.

2. PaaS (Platform as a Service)

Dalam model Platform-as-a-Service (PaaS), pengembang pada dasarnya menyewa semua yang mereka butuhkan untuk membangun aplikasi, mengandalkan penyedia cloud untuk alat pengembangan, infrastruktur, dan sistem operasi. 

Ini adalah salah satu dari tiga model layanan komputasi awan. PaaS sangat menyederhanakan pengembangan aplikasi web; dari perspektif pengembang, semua manajemen backend berlangsung di belakang layar. Meskipun PaaS memiliki beberapa kesamaan dengan komputasi tanpa server, ada banyak perbedaan penting di antara mereka.

3. Iaas (Infrastruktur as a Service)

Dalam komputasi, infrastruktur mengacu pada komputer dan server yang menjalankan kode dan menyimpan data, serta kabel dan peralatan yang membuat koneksi antara mesin tersebut. Misalnya, server, hard drive, dan router adalah bagian dari infrastruktur. 

Sebelum komputasi awan menjadi pilihan, sebagian besar bisnis menghosting infrastruktur mereka sendiri dan menjalankan semua aplikasi mereka di lokasi.

Fungsi dari Cloud Computing

Jika dilihat secara sekilas dari sejarah dan pengertian dari cloud computing, ini adalah pengiriman berbagai layanan melalui Internet, termasuk penyimpanan data, server, basis data, jaringan, dan perangkat lunak. Penyimpanan berbasis cloud memungkinkan untuk menyimpan file ke database jarak jauh dan mengambilnya sesuai permintaan.

1. Meningkatkan Kapasitas Penyimpanan Data

Secara umum, inilah fungsi dari cloud computing yang sering sekali digunakan. Terkadang, Anda pernah mencadangkan foto-foto Anda di ponsel di Google Photos atau di iCloud bukan? Itu adalah salah satu fungsi cloud computing, yaitu menambah kapasitas dari penyimpanan data yang ada di device pintar Anda.

2. Meningkatkan Kinerja Stakeholder

Fungsi selanjutnya adalah peningkatan kinerja dari stakeholder. Dengan menggunakan penyimpanan berbasis cloud, karenanya daya kerja dari tiap pemangku kepentingan sebuah bisnis akan menjadi lebih produktif dan optimal. Dimana, tiap regu atau departemen bisa saling terhubung dalam waktu yang berbarengan dan bisa menghemat resource yang ada.

3. Mendapatkan Pembaharuan Sistem Secara Berkala (Up to Date)

Anda pasti tahu jika sistem komputer akan terus melakukan up date karena demi keamanan sistem dan kenyamanan user. Cloud computing memiliki fungsi yang sangat penting ini.

Update tersebut mempunyai tujuan untuk meningkatkan keamanan, kemudian meningkatkan fitur untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna dunia online di segala dunia. Sehingga, setiap pengerjaan penyimpanan menjadi lebih aman, tepat sasaran, dan mempunyai kredibilitas yang tinggi.

Manfaat yang Dimiliki Cloud Computing

Ketika Anda menggunakan cloud computing, ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan, antara lain adalah:

  • Cadangkan dan pulihkan data
  • Peningkatan kerjasama
  • Aksesibilitas yang sangat baik
  • Biaya perawatan rendah
  • Mobilitas
  • IServices dalam model bayar per penggunaan
  • Kapasitas penyimpanan tidak terbatas
  • Keamanan data

Penggunaan Cloud Computing

Cloud computing sangat berjasa dalam era sekarang ini. Sudah banyak perusahaan atau usaha yang memanfaatkan cloud computing untuk membantu meringankan pekerjaannya. Beberapa penggunaannya yang ada memang tidak terlihat, tapi bisa Anda rasakan.

Contohnya saja Google Drive, Dropbox, dan juga berbagai media sosial juga menggunakan teknologi cloud computing.

Bidang Kesehatan

Alat-alat kedokteran juga sudah sudah mengaplikasikan metode cloud diantaranya Telemedicine yaitu alat komunikasi jarak jauh antara daya kesehatan dengan pasien dan juga sebagai media perantara transfer data medis dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Tak cuma Telemedicine, cloud computing juga digunakan di Electronic Health Records, dan analitik Teleradiology.

Bidang Pengajaran

Cloud computing yang digunakan di bidang pengajaran antara lain Google Talk, Google Video for Education, dan Google Classroom. Semua aplikasi ini dapat lebih memudahkan guru dan siswa dalam pengerjaan belajar mendidik. 

Bidang Pemerintahan

Bidang pemerintah juga sudah mengaplikasikan cloud computing. Figur cloud computing di bidang pemerintahan yaitu layanan jasa alih daya pengelolaan TIK oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan pengaplikasian cloud computing dalam metode kerja Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Berikut adalah beberapa penjalasan tentang cloud computing dari Netdata tentang perkembangan Cloud Computing di Indonesia yang saat ini semakin berkembang, dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Semua operasional PT. Network Data Sistem akan menggunakan domain nds.id per tanggal 8 Mei 2019. Semua informasi/promosi dalam bentuk apapun selain menggunakan domain nds.id bukan tanggung jawab PT. Network Data Sistem Tutup