Komputasi edge adalah pendekatan komputasi yang menempatkan pemrosesan data dan penyimpanan informasi lebih dekat ke sumber data serta pengguna akhir. Pada model tradisional, data dari perangkat pintar, seperti sensor, kamera, atau ponsel harus dikirim ke pusat data terpusat untuk diproses. Seiring meningkatnya volume dan kompleksitas data, pendekatan ini menjadi kurang efisien dan membebani jaringan.
Ingin edge computing yang lebih canggih? Tenang saja, sekarang terdapat Akamai Edge yang bisa diandalkan. Cari tahu semuanya di sini!
Daftar Isi
Edge Computing Itu Apa
Secara singkat, edge computing merupakan arsitektur TI terdistribusi yang memproses data di dekat sumbernya, yaitu di “tepi” jaringan, tanpa sepenuhnya bergantung pada pusat data cloud yang terpusat dan berjarak jauh. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang lebih cepat, menurunkan latensi, serta mengurangi penggunaan bandwidth, sehingga sangat ideal untuk aplikasi real-time seperti IoT, kendaraan otonom, dan perangkat pintar.
Dengan menempatkan komputasi lebih dekat ke pengguna dan perangkat penghasil data, edge computing meningkatkan kinerja sekaligus efisiensi operasional, terutama untuk proses yang membutuhkan respons cepat dan tindakan segera.
Cara Kerja Edge Computing
Edge computing bekerja dengan memindahkan proses komputasi dan penyimpanan data lebih dekat ke sumber data maupun pengguna akhir. Implementasinya sangat beragam tergantung kebutuhan, namun secara umum dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis utama: aplikasi hulu (upstream) dan aplikasi hilir (downstream).
Aplikasi Hulu
Aplikasi hulu berfokus pada pengumpulan data dari sensor pintar dan berbagai perangkat lain, lalu mengirimkannya ke pusat data untuk analisis lanjutan. Data yang dihasilkan biasanya dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok utama:
- Data berulang atau kurang relevan, misalnya pembacaan suhu ruangan yang tercatat secara berkala.
- Data penting untuk penyimpanan jangka panjang, seperti nilai rata-rata suhu dalam rentang waktu tertentu.
- Data krusial berdampak langsung, contohnya ketika suhu turun di bawah ambang batas sehingga sistem pemanas harus segera diaktifkan.
Dalam skenario hulu, komputasi edge berperan menyaring dan membedakan jenis data tersebut, sehingga hanya informasi yang benar-benar bernilai yang dikirim ke pusat data. Pendekatan ini mengurangi beban jaringan dan mempercepat respons sistem. Beberapa contoh penerapan strategi edge pada aplikasi hulu meliputi:
- Pusat data lokal (on-premise)
Perusahaan menempatkan server, penyimpanan, dan perangkat edge di dekat sumber data. Sebagai contoh, sektor energi dapat memasang server langsung di lokasi turbin angin untuk memproses data operasional secara lokal. - Kemampuan komputasi pada perangkat IoT
Sensor dan perangkat pintar dibekali kapasitas pemrosesan untuk memfilter data berdasarkan aturan tertentu sebelum data dikirimkan ke pusat. - Server edge regional
Pemrosesan data dilakukan melalui layanan cloud yang ditempatkan di wilayah tertentu, sehingga komputasi berlangsung lebih dekat dengan lokasi operasional perusahaan.
Aplikasi Hilir
Aplikasi hilir menitikberatkan pada penyampaian data dan konten ke pengguna akhir. Contohnya mencakup streaming video langsung, game online, hingga pengalaman virtual reality. Pada kasus ini, komputasi edge difokuskan untuk menekan latensi agar pengguna merasakan respons yang cepat dan mendekati real-time.
Beberapa contoh penerapan komputasi edge pada aplikasi hilir antara lain:
- Caching
Konten disimpan sementara di server edge yang lokasinya dekat dengan pengguna, sehingga proses pengiriman menjadi lebih cepat dan efisien. - Layanan edge cloud
Bagian aplikasi yang sensitif terhadap latensi dijalankan pada infrastruktur cloud yang ditempatkan di lokasi geografis tertentu agar lebih dekat dengan pengguna. - Komputasi edge seluler
Pemanfaatan jaringan seluler berkecepatan tinggi, seperti 5G, untuk mengembangkan dan menskalakan aplikasi dengan kebutuhan latensi sangat rendah.
Manfaat Edge Computing
Sekarang masuk ke pembahasan bagaimana Akamai Edge bisa sangat membantu di dalam kebutuhan edge computing Anda. Secara sederhana, Akamai Edge Application ini memiliki berbagai fitur yang sangat memudahkan dalam pengaturan. Selain itu, terdapat berbagai manfaat dan juga keuntungan dalam menggunakan Akamai Edge Computing, antara lain:
- Performa Lebih Cepat: Sangat penting untuk aplikasi yang menuntut respons instan dan pemrosesan real-time.
- Keandalan Lebih Tinggi: Tidak sepenuhnya bergantung pada koneksi cloud yang stabil setiap saat.
- Biaya Lebih Efisien: Mengurangi kebutuhan pengiriman data dan beban pemrosesan di cloud.
- Kontrol Data yang Lebih Baik: Membantu menjaga kedaulatan data sekaligus meningkatkan keamanan dan privasi.
Solusi Akamai Edge
Dalam pengerjaannya, tentu saja Akamai memahami jika setiap permasalah orang berbeda-beda dalam menentukan mana edge computing yang sesuai dengan kebutuhan. Maka dari itu, terdapat dua solusi Akamai Edge yang bisa Anda gunakan salah satu atau bahkan kombinasi keduanya adalah hal terbaik, yaitu Edge Security dan Edge Compute.
Akamai Edge Security
Akamai Edge Security adalah rangkaian solusi keamanan yang bekerja di edge untuk melindungi aplikasi, API, dan website dari berbagai ancaman siber. Dengan mendeteksi dan menghentikan serangan lebih awal sebelum mencapai server utama, solusi ini membantu menjaga ketersediaan layanan, performa, serta keamanan data.
Pelajari lebih lengkap di sini: Akamai Edge Security.
Akamai Edge Compute
Akamai Edge Compute memungkinkan pemrosesan aplikasi dan logika bisnis dijalankan langsung di edge, lebih dekat ke pengguna. Pendekatan ini mengurangi latensi, mempercepat respons aplikasi, dan mendukung pengalaman digital real-time tanpa harus selalu bergantung pada pusat data terpusat.
Baca lebih lanjut di sini: Akamai Edge Compute.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Akamai Edge sangat mampu untuk meningkatkan performa dan pengalaman pengguna dengan memungkinkan pengembang membangun aplikasi web lebih dekat ke pengguna akhir.
![]()


