Fault Tolerant

Fault Tolerant adalah feature yang memungkinkan suatu sistem tetap berjalan normal meskipun ada komponen yang rusak pada salah satu komponennya. Fault tolerant juga dipakai dalam transmisi data sehingga meskipun ada bebarapa data yang gagal diterima, pesan dapat diterima secara utuh. Dalam storage kita mengenali RAID di mana hardisk dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga jika ada hardisk yang rusak, maka data dapat diambil dari hardisk yang masih berfungsi normal.

Secara sederhana kita memahami fault tolerant sebagai toleransi terhadap kerusakan. Di sini kita merancang agar sistem informasi terutama sistem informasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan dapat berjalan meskipun ada kerusakan perangkat kerasnya. Di sini kita akan membicarakan bagaimana merancang sistem tetap berjalan jika ada kerusakan di level storage, di level perangkat keras dan di level kerusakan total.

Fault-Tolerant berhubungan dengan sistem yang mempunyai high-availability yang tinggi.

Penanganan fault tolerant dapat dilakukan pada :

Storage Komputer

Data merupakan jantung dari aplikasi yang memiliki peran sangat penting. Hardisk yang merupakan storage dari komputer merupakan bagian penting dalam penyimpanan data. Jika data rusak maka tentu saja aplikasi sistem informasi akuntansi kita akan mengalami kekacauan data. Untuk membuat toleransi pada kemungkinan hardi disk rusak kita dapat menggunakan teknologi RAID yang merupakan kependekan dari Redundant Array of Independent Disk.

Perangkat Keras Fault Tolerant

Suatu perangkat lunak atau software dapat bekerja dengan baik jika memory, processor, netword card dan perangkat-perangkat lain bekerja dengan baik. Jika ada suatu kegagalan salah satu perangkat ini maka aplikasi kita akan berhenti berfungsi. Untuk menciptakan fault tolerant pada perangkat keras ini kita dapat menggunakan teknologi cloud computing dari NetData.

Storage Cluster

Kita mungkin sudah merancang fault tolerant pada tingkat storage dan perangkat keras. Tetapi bagaimana jika terjadi bencana besar misalnya kebakaran ? Disinilah kita dapat melakukan database replication atau database clustering di mana database di simpan pada dua lokasi geografi yang berbeda dari database.